Firdaus, Firdaus (2026) PENGENDALIAN RAYAP Macrotermes gilvus PADA TANAMAN KELAPA SAWIT DI LAHAN GAMBUT. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
SKRIPSI FULLTEXT_21119.pdf
Restricted to Registered users only
Download (659kB)
Cover sd abstrak_21119.pdf
Download (220kB)
PENGESAHAN_21119.pdf
Download (51kB)
BAB I_21119.pdf
Download (66kB)
BAB II_21119.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (205kB)
BAB III_21119.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (208kB)
BAB IV_21119.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (105kB)
BAB V_21119.pdf
Download (53kB)
Daftar Pustaka sd Lampiran_21119.pdf
Download (223kB)
Hasil cek Turnitin skripsi final_21119.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (769kB)
Hasil cek Turnitin jurnal final_21119.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (769kB)
Hasil cek AI final (skripsi)_21119.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (320kB)
Hasil cek AI final (jurnal)_21119.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (143kB)
Lembar pemakaian AI + fulltext dengan comentar prompt_21119.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Surat originalitas karya_21119.pdf
Download (54kB)
Surat telaah publikasi_21119.pdf
Download (218kB)
Abstract
Serangan rayap Macrotermes gilvus pada tanaman kelapa sawit di lahan gambut dapat menurunkan pertumbuhan tanaman dan menyebabkan kerugian ekonomi, sehingga diperlukan metode pengendalian yang efektif dan ramah lingkungan, salah satunya melalui penggunaan umpan berbahan aktif Hexaflumuron sebagai penghambat sintesis kitin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efikasi umpan Hexaflumuron dalam mengendalikan rayap, mengetahui tingkat konsumsi umpan pada variasi dosis, menentukan waktu eliminasi koloni, serta mengevaluasi efektivitas pengendalian dalam menekan potensi serangan ulang. Penelitian dilaksanakan pada skala laboratorium menggunakan umpan Hexaflumuron dengan dosis 25 g untuk menguji efikasi umpan terhadap rayap. Selain itu, penelitian juga dilakukan di kebun kelapa sawit menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dosis umpan, yaitu 15 g, 20 g, dan 25 g, yang masing-masing diulang sebanyak empat kali. Parameter yang diamati pada skala laboratorium adalah efikasi umpan Hexaflumuron, sedangkan pada skala kebun meliputi jumlah konsumsi umpan oleh rayap, waktu eliminasi koloni rayap, serta tingkat reinfestasi rayap setelah perlakuan umpan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dosis umpan meningkatkan jumlah bahan aktif yang tersedia sehingga mempercepat konsumsi umpan, meningkatkan mortalitas, dan memperpendek waktu eliminasi koloni, dengan dosis 25 g memberikan efektivitas pengendalian tertinggi serta mampu menekan serangan ulang secara lebih stabil dibandingkan dosis lainnya. Dengan demikian, penggunaan umpan Hexaflumuron dosis lebih tinggi direkomendasikan sebagai strategi pengendalian rayap yang lebih efisien dan berkelanjutan pada tanaman kelapa sawit di lahan gambut.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 21119; submit di agroista |
| Uncontrolled Keywords: | Hexaflumuron, Macrotermes gilvus, Umpan Rayap, Efikasi Pengendalian, Kelapa Sawit, Lahan Gambut |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Firdaus Firdaus |
| Date Deposited: | 20 Jul 2026 07:15 |
| Last Modified: | 20 Jul 2026 07:15 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/5394 |
