Hidayat, Mohammad Rio (2026) PENGARUH EKSTRAK DAUN RANDU (Ceiba pentandra) SEBAGAI PEREKAT ALAMI HERBISIDA BERBAHAN AKTIF PARAQUAT DAN SELANG WAKTU PENCUCIAN UNTUK MENGENDALIKAN GULMA Asystasia gangetica DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
COVER SAMPAI INTISARI_23574.pdf
Download (1MB)
LEMBAR PENGESAHAN_23574.pdf
Download (62kB)
BAB I_23574.pdf
Download (451kB)
BAB II_23574.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (536kB)
BAB III_23574.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (712kB)
BAB IV_23574.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (824kB)
BAB V_23574.pdf
Download (391kB)
DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN.pdf
Download (3MB)
SURAT TELAAH_23574.pdf
Download (582kB)
HASIL TURNITIN SKRIPSI FINAL_23574.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
HASIL CEK TURNITIN JURNAL FINAL_23574.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (696kB)
HASIL CEK AI FINAL (JURNAL)_23574.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (123kB)
HASIL CEK AI FINAL (SKRIPSI)_23574.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (243kB)
SKRIPSI_23574_MOHAMMAD RIO HIDAYAT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
SKRIPSI TANPA AI_MOHAMMAD RIO HIDAYAT (3).pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
SURAT ORIGINALITAS KARYA_23574.pdf
Download (448kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara selang waktu pencucian dan penembahan perekat pada herbisida paraquat dalam mengendalikan gulma Asystasia gangetica pada perkebunan kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di perkebuanan kelapa sawit milik masyarakat Dayun, Dayun, Siak, Riau pada bulan Februari hingga Maret 2026. Penelitian ini menggunakan metode percobaan faktorial yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah penambahan perekat yang terdiri dari 4 aras yaitu; P0: tanpa penambahan perekat, P1; perekat sintetis, P2: perekat alami 20%, P3: perekat alami 30%. Sedangkan faktor kedua adalah selang waktu pencucian yang terdiri dari 3 aras yaitu; T1; tanpa pencucian, T2: pencucian selang waktu 1 jam setelah aplikasi, T3: pencucian selang waktu 2 jam setelah aplikasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan sidik ragam (Anova) pada jenjang nyata 5%. Apabila terdapat pengaruh nyata, dilanjutkan dengan uji DMRT pada jenjang nyata 5%. Parameter yang diamatai antara lain: tingkat keracunan gulma 1-7 hari setelah aplikasi dan kemapuan tumbuh kembali gulma setelah 2-5 minggu setelah aplikasi (msa). Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat interaksi anatara penambahan perekat dan selang waktu pencucian pada parameter tingkat keracunan gulma dan kemampuan tumbuh kembali gulma, tetapi terdapat pengaruh yang berbeda nyata pada parameter kemapuan tumbuh kembali 3, 4, dan 5 msa.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 23574; submit di agroista |
| Uncontrolled Keywords: | Asystasia gangetica; Paraquat; Perekat alami; Selang waktu pencucian |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Mohammad Rio Hidayat |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 06:47 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 06:47 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/5404 |
