Hasibuan, Syahfril (2026) ANALISA TINGKAT KEMESAKAN (KUALITAS BUAH) TERHADAP KUANTITAS DAN KUALITAS PRODUKSI MINYAK KELAPA SAWIT. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.

Text
COVER-ABSTRAK_20928.pdf

Download (436kB)
Text
BAB I_20928.pdf

Download (180kB)
Text
BAB II_20928.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (519kB)
Text
BAB III_20928.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (973kB)
Text
BAB IV_20928.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Text
BAB V_20928.pdf

Download (188kB)
Text
LEMBAR PENGESAHAN_20928.pdf

Download (61kB)
Text
DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN_20928.pdf

Download (584kB)
Text
Formulir Telaah dan Persetujuan Publikasi Artikel_20928.pdf

Download (68kB)
Text
SURAT PERNYATAN ORIGINALITAS KARYA_20928.pdf

Download (61kB)
Text
SKRIPSI FULLTEXT_20928.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
Text
TURNITIN_JURNAL_FINAL_20928.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (920kB)
Text
TURNITIN_SKRIPSI_FINAL_20928.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Text
LEMBAR PERNYATAAN PENGGUNAAN KECERDASAN BUATAN SYAHFRIL HASIBUAN-1 (1).docx
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat Kemasakan buah terhadap kadar FFA dan kandungan minyak pada masing-masing tingkat kematangan buah. Hasil penelitian menunjukkan kadar FFA mengalami kenaikan berdasarkan tingkat kemasakan buah. Persentase kadar FFA berdasarkan kemasakan buah pada buah mentah (F-0) dan buah kurang matang (F-1) termasuk dalam kategori rendah dengan rata-rata persentase kadar FFA masing-masing adalah 2,287 % dan 2.707. Persentase kadar FFA berdasarkan kemasakan buah pada buah masak I (F-2) dan buah masak II (F-3) memperoleh kategori kadar FFA sedang dengan persentase kadar FFA masing-masing 3.077% dan 3.440%. Sedangkan
persentase kadar FFA berdasarkan kemasakan buah pada buah lewat masak (F-4) dan buah busuk (F-5) termasuk kategori tinggi dengan persentase kadar FFA masing-masing 4.167 % dan 4.732%. Kandungan minyak tertinggi terdapat pada tingkat kemasakan antara buah matang I (F-2) dan buah matang II (F-3). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan tingkat kemasakan buah yang paling optimal adalah buah masak I (F-2) dan buah masak II (F-3), karena menghasilkan kadar FFA yang termasuk dalam kategori sedang dan memiliki kandungan minyak yang tinggi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Fakultas Teknologi Pertanian > Program Studi Teknik Pertanian
Divisions: INSTIPER > Fakultas Teknologi Pertanian > Program Studi Teknik Pertanian
Depositing User: Syahfril Hasibuan
Date Deposited: 28 Jul 2026 07:28
Last Modified: 28 Jul 2026 07:28
URI: https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/5424

Actions (login required)

View Item
View Item