Akbar, Syaiful Maulana (2026) PENGARUH KETEBALAN MULSA DAN FREKUENSI PENYIRAMAN TERHADAP BIBIT KELAPA SAWIT DI MAIN NURSERY. Skripsi thesis, Insitut Pertanian Stiper Yogyakarta.
SKRIPSI FULLTEXT_21493.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Lembar pengesahan_21493.pdf
Download (65kB)
BAB I_21493.pdf
Download (199kB)
DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN_21493.pdf
Download (780kB)
21493 - skripsi setlah sidang.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (825kB)
COVER-ABSTRAK_21493.pdf
Download (433kB)
21493 - jurnal setelah sidang.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (626kB)
Hasil cek Al final skripsi_21493.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (74kB)
Hasil cek Al final jurnal_21493.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (50kB)
BAB II_21493.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (193kB)
BAB III_21493.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (207kB)
BAB IV_21493.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (265kB)
BAB V_ 21493.pdf
Download (129kB)
LEMBAR PEMAKAIAN AI __21493.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
LEMBAR TELAAH PERSETUJUAN PUBLIKASI_21493.pdf
Download (71kB)
SURAT ORIGINALITAS KARYA_21493.pdf
Download (65kB)
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi antara ketebalan mulsa dan frekuensi penyiraman tanaman pada bibit kelapa sawit di Main Nursery. Tepat penelitian dilakukan dikampung Minggiran, Kec. Mantrijeron, Kel. Suryodiningratan, Kota Yogyakarta. Tiga bulan pelaksanaan proyek penelitian ini dari Februari 2024 sampai dengan April 2024. Percobaan faktorial yang dipakai guna rancangan penelitian ini dibuat dalam rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri 2 faktor, faktor pertama frekuensi penyiraman (P) dan faktor yang kedua ketebalan mulsa (M). Kombinasi perlakuan yang didapatkan 3 x 4 = 12 perlakuan dengan 3 ulangan. Dari setiap penelitian menggunakan 2 tanaman percobaan dan didapatkan hasil yaitu 12 x 3 x 2 = 72 sehingga tanaman yang digunakan sebanyak 72 tanaman. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan sidik ragam (analysis of variance) pada jenjang nyata 5% dan jika terdapat pengaruh tidak nyata dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada jenjang nyata 5%. Pada penelitian ini dapat ditarik kesimpulan tidak terdapat interaksi nyata antara ketebalan mulsa dan frekuensi penyiraman terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di Main Nursery, tanpa mulsa tanaman tumbuh sama baiknya dengan yang diberi mulsa dan penyiraman 2 hari 1 x memberikan pertumbuhan bibit yang sama baiknya dengan frekuensi penyiraman lainnya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 21493; tidak publikasi jurnal |
| Uncontrolled Keywords: | Ketebalan mulsa,frekuensi penyiraman,tanaman kelapa sawit |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Syaiful Maulana Akbar |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 04:28 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 04:28 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/5478 |
