Sulistiono, Triadi (2026) PENGARUH INTERVAL WAKTU APLIKASI LARUTAN KAPUR-BELERANG TERHADAP HASIL PENGENDALIAN PENYAKIT KARAT PURU PADA TEGAKAN SENGON (Falcataria moluccana). Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
SKRIPSI FULLTEXT_23274.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
COVER-ABSTRAK_23274.pdf
Download (555kB)
PENGESAHAN-23274.pdf
Download (52kB)
BAB 1_23274.pdf
Download (216kB)
BAB 2_23274.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (561kB)
BAB 3_23274.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (271kB)
BAB 4_23274.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (273kB)
BAB 5_23274.pdf
Download (184kB)
DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN_23274.pdf
Download (1MB)
SURAT TELAAH PUBLIKASI_23274.pdf
Download (78kB)
SURAT ORIGINALITAS KARYA_23274.pdf
Download (63kB)
HASIL CEK TUNITIN SKRIPSI FINAL_23274.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
HASIL CEK TURNITIN JURNAL FINAL_23274.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
HASIL CEK AI SKRIPSI FINAL_23274.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (126kB)
HASIL CEK AI JURNAL FINAL_23274.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (121kB)
LEMBAR PEMAKAIAN AI + FULLTEXT DENGAN COMENTAR PROMPT_23274.docx
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Permasalahan yang sering dihadapi oleh masyarakat dalam budidaya tanaman sengon (Falcataria moluccana) adalah serangan penyakit karat puru yang disebabkan oleh jamur Falcatarium tepperianum. Salah satu bahan pengendali yang ramah lingkungan adalah larutan larutan kapurbelerang yang memiliki kandungan bahan aktif yang mampu menekan pertumbuhan jamur penyebab penyakit karat puru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh interval waktu aplikasi larutan kapurbelerang terhadap hasil pengendalian penyakit karat puru pada tegakan sengon yang meliputi penurunan insidensi (tingkat kejadian) dan penurunan severitas (tingkat keparahan) serangan penyakit, serta persentase pengurangan berat jamur karat puru pada tegakan sengon setelah aplikasi larutan kapurbelerang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor perlakuan, yaitu interval waktu aplikasi larutan kapurbelerang yang terdiri dari kontrol, aplikasi larutan kapurbelerang setiap 2, 4, dan 6 hari sekali. Data dianalisis dengan analisis varians, serta hasil analisis varians yang berbeda nyata diuji lebih lanjut dengan uji LSD (Least Significant Difference). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interval waktu aplikasi larutan kapurbelerang berpengaruh sangat nyata terhadap hasil pengendalian penyakit karat puru pada tegakan sengon. Aplikasi larutan kapurbelerang mampu menurunkan rata-rata insidensi serangan penyakit sebesar 70%. Perlakuan interval waktu aplikasi larutan kapurbelerang setiap 2 dan 4 hari sekali menghasilkan penurunan severitas serangan penyakit sebesar 100%, sedangkan perlakuan setiap 6 hari sekali menghasilkan penurunan severitas sebesar 99,69%. Aplikasi larutan kapurbelerang 2 dan 4 hari sekali menghasilkan persentase pengurangan berat jamur sebesar 100%. Perlakuan interval waktu aplikasi larutan kapurbelerang setiap 2 atau 4 hari sekali efektif untuk mengendalikan serangan penyakit karat puru pada tegakan sengon berdasarkan hasil penurunan severitas yang mencapai 100% dan persentase pengurangan berat jamur yang mencapai 100% (tanpa ditumbuhi jamur kembali).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 23274; submit di wanatropika |
| Uncontrolled Keywords: | Penyakit karat puru, larutan kapurbelerang, penurunan insidensi, penurunan severitas, persentase pengurangan berat jamur |
| Subjects: | Fakultas Kehutanan > Program Studi Kehutanan |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Kehutanan > Program Studi Kehutanan |
| Depositing User: | Triadi Sulistiono |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 01:22 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 01:22 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/5536 |
