Samsudin, Muhammad (2018) PENAMBAHAN UNSUR NITROGEN (N) PADA HERBISIDA GLIFOSAT UNTUK MENINGKATKAN DAYA RACUN HERBISIDA TERHADAP GULMA DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT. Skripsi thesis, Institut Pertanian STIPER Yogyakarta.
BAB I.pdf
Download (791kB)
skripsi udin lengkap.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
New Doc 2018-03-22 (3).pdf
Download (292kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya kerja dan daya bunuh herbisida glifosat dengan penambahan nitrogen (N) terhadap gulma di perkebunan kelapa sawit, Mengetahui efektivitas herbisida glifosat dengan penambahan nitrogen (N) untuk pengendalian gulma diperkebunan kelapa sawit dan Mengetahui dosis nitrogen yang tepat untuk meningkatkan efektivitas herbisida glifosat. Penelitian ini dilaksanakan di kebun PTPN 5, Sai Galuh, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Propinsi Riau. Waktu penelitian dimulai pada bulan April 2017 sampai Mei 2017. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan tersusun dalam rancangan RCBD. Faktor pertama dosis nitrogen (N) yang terdiri dari 4 aras yaitu: tanpa nitrogen (N0), nitrogen 5 g/liter air (N1), nitrogen 3.45 g/liter air (N2) dan nitrogen 2.5 g/liter air (N3). Faktor ke dua dosis herbisida bahan aktif Isoprofilamina glifosat (H) yang teridiri dari 3 aras yaitu: Isopropilamina glifosat 3,64 g b.a/liter air (H1), Isoprofilamina glifosat 2.43 g b.a/liter air (H2) dan Isoprofilamina glifosat1.21 g b.a/liter air (H3). Dari rancangan tersebut didapat 3x4 = 12 kombinasi perlakuan, setiap kombinasi diulang 3 kali ulangan, setiap ulangan menggunakan ukuran 2 m x 3m petak penelitian. Pengamatan dilakukan dengan mengambil 2 petak sampel dengan ukuran 1 m x 1 m pada tiap-tiap petak penelitian. Hasil penelitian selama 8 minngu menunjukan tidak terjadi interaksi nyata antara dosis Isoprofilamina glifosat dengan dosis nitrogen (N) terhadap mortalitas gulma di petak penelitian. Namun pada minggu ke 3 dan 4 terdapat pengaruh nyata pada perlakuan dosis nitrogen 5 g/liter air dengan dosis nitrogen 2.5 g/liter air. . Tingkat kerusakan gulma pada 5-8 minggu setelah aplikasi herbisida menunjukkan respon kerusakan yang relatif sama, bahwa penggunaan unsur nitrogen pada berbagai dosis tidak nyata dalam menekan pertumbuhan gulma, begitu juga dengan penggunaan herbisida glifosat pada berbagai dosis tidak nyata dalam menekan pertumbuhan gulma.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 16402 |
| Uncontrolled Keywords: | penambahan unsur nitrogen (N), dosis Isoprofilamina glifosat |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Magang Instiper |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 02:52 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 02:52 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/5655 |
