Putri, Aprilia Ernawati (2017) KAJIAN BIAYA PEMELIHARAAN TANAMAN MENGHASILKAN KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ) (STUDI KASUS DI PT. LAMBANG SAWIT PERKASA, DESA RINGIN SARI, KECAMATAN BANJAR MARGO, KABUPATEN TULANG BAWANG, PROVINSI LAMPUNG). Skripsi thesis, Institut Pertanian STIPER Yogyakarta.

Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (1MB)
Text (FULLTEXT)
SKRIPSI FULL FIX.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text (LEMBAR PENGESAHAN)
IMG_0006.pdf

Download (92kB)

Abstract

Penelitian kajian biaya pemeliharaan tanaman menghasilkan kelapa sawit ini dilakukan di PT. Lambang Sawit Perkasa lebih tepatnya di Desa Ringin Sari, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung. Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui struktur biaya pemeliharaan tanaman menghasilkan. 2) Untuk membandingkan rencana anggaran dengan realisasi biaya pemeliharaan tanaman menghasilkan dan mengetahui efisiensi penggunaan rencana anggaran biaya pemeliharaan tanaman menghasilkan kelapa sawit. 3) Untuk mengetahui perbedaan biaya pemeliharan di dua divisi. Metode dasar yang digunakan adalah metode deskritif analisis, yaitu suatu metode penelitian yang memusatkan perhatian pada pemecahan masalah yang aktual pada masa sekarang dengan tujuan untuk membuat deskripsi atau gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta- fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki. Metode penentuan lokasi dengan menggunakan metode purposive. Metode analisis data 1) Analisis Rasio efisien Untuk mengetahui divisi mana yang lebih efisien. 2) uji dua rerata untuk mengetahui perbedaan biaya pemeliharaan tanaman menghasilkan kelapa sawit di dua divisi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) Struktur biaya pemeliharaan di PT. Lambang Sawit Perkasa divisi I tahun 2012-2015 adalah biaya pemupukan 80,30%, biaya pengendalian gulma 7,90%, biaya upah pengawasan dan administrasi 4,12%, biaya pemeliharaan prasarana 3,82%, biaya pemeliharaan pohon 2,26%, biaya pengendalian hama dan penyakit 1,60% dan divisi II adalah biaya pemupukan 79,98%, biaya pengendalian gulma 7,88%, biaya pemeliharaan prasarana 3,72%, biaya upah pengawasan dan administrasi 3,69%, biaya pemeliharaan pohon 2,46%, biaya pengendalian hama dan penyakit 2,27%. 2) Rencana anggaran divisi I sebesar Rp 11.771.552.982 dan realisasinya sebesar Rp 10.486.353.297. Untuk rencana anggaran divisi II sebesar Rp 13.402.050.903 dan realisasinya sebesar Rp 11.190.017.647. Sisa anggaran divisi I sebesar 10, 92% dan divisi II sebesar 16, 51%. Dari hal tersebut terlihat bahwa divisi I kinerjanya lebih baik karena sisa anggarannya lebih sedikit dibandingkan divisi II. 3) Secara uji dua rerata statistik biaya pemeliharaan divisi I dan divisi II tidak berbeda nyata.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: 15850
Uncontrolled Keywords: Struktur Biaya, Rencana Anggaran dan Realisasi.
Subjects: Fakultas Pertanian > Program Studi Agribisnis
Divisions: INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agribisnis
Depositing User: Magang Instiper
Date Deposited: 06 Aug 2026 08:19
Last Modified: 06 Aug 2026 08:19
URI: https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/5759

Actions (login required)

View Item
View Item