Hakim, Frizal (2018) PENGARUH FREKUENSI PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR BONGGOL PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT PRE NURSERY PADA BERBAGAI JENIS TANAH. Skripsi thesis, Institut Pertanian STIPER Yogyakarta.
BAB I_16371.pdf
Download (130kB)
LEMBAR PENGESAHAN_16371.pdf
Download (74kB)
Skripsi Lengkap Frizal Hakim.pdf
Restricted to Registered users only
Download (927kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi antara frekuensi pemberian pupuk organik cair bonggol pisang dengan berbagai jenis tanah terhadap bibit kelapa sawit pre nursery, untuk mengetahui pengaruh frekuensi pemberian pupuk cair bonggol pisang terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pre nursery, untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis tanah terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pre nursery. Penelitian dilaksanakan di Kebun Pendidikan dan Penelitian (KP-2) Institut Pertanian Stiper Yogyakarta yang terletak di Maguwoharjo, Depok Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada ketinggi 118 mdpl. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai April 2017. Penelitian ini menggunakan metode percobaan dengan rancangan faktorial yang terdiri dari dua faktor yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap. Faktor pertama adalah frekuensi pemberian pupuk cair bonggol pisang yang terdiri tiga aras yaitu H untuk frekuensi 1 kali dalam 5 hari, L untuk frekuensi 1 kali dalam 10 hari, N untuk 1 kali dalam 15 hari. Yang masing-masing setiap polibag dosis pupuk cair bonggol pisang yang diberikan sebanyak 100 ml per frekuensi. Faktor kedua adalah jenis tanah yang digunakan, terdiri atas dua aras yaitu F1 untuk jenis tanah Latosol dan F2 untuk jenis tanah Regusol. Dari kedua faktor diperoleh enam kombinasi perlakuan dan masing-masing perlakuan dilakukan tujuh ulangan. Jumlah bibit yang diperlukan untuk percobaan adalah 3 x 2 x 7 = 42 bibit tanaman kelapa sawit. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam (Analysis of Variance) pada jenjang nyata 5 %. Apabila ada beda nyata dalam perlakuan diuji lanjut dengan DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada jenjang nyata 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara frekuensi pemberian pupuk cair bonggol pisang dengan jenis tanah. Frekuensi pemberian pupuk cair bonggol pisang tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery. Penggunaan jenis tanah memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nusery, jenis tanah Regusol lebih baik dari pada tanah Latosol pada semua parameter yang diamati.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 16371 |
| Uncontrolled Keywords: | Frekuensi, Pupuk cair, bonggol pisang, Pre nursery, Regusol, Latosol |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Magang Instiper |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 01:55 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 01:55 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/5788 |
