Rahman, Yusuf (2014) UPAYA MENINGKATKAN EFISIENSI PENYIRAMAN BIBIT KELAPA SAWIT PRE-NURSERY DENGAN PENGGUNAAN KOMPOS TANKOS. Skripsi thesis, Institut Pertanian STIPER Yogyakarta.
BAB I.pdf
Download (913kB)
SKRIPSI_YUSUF SURAHMAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (606kB)
HALAMAN PENGESAHAN SKRIPSI_YUSUF SURAHMAN.pdf
Download (957kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi media tanam yang efektif untuk menunjang peningkatan efisiensi penyiraman bibit kelapa sawit pada pre-nursery dengan penggunaan tankos sebagai campuran media tanam, mengetahui pengaruh frekuensi penyiraman terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pre-nursery, dan mengetahui ada tidaknya interaksi antara frekuensi penyiraman dan komposisi media tankos. Penelitian dilaksanakan di Kebun Pendidikan dan Penelitian (KP-2) Institut Pertanian Stiper Yogyakarta, yang terletak di Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus - Desember 2013. Penelitian menggunakan metode percobaan dengan rancangan Petak Terbagi (split plot). Jumlah kombinasi perlakuan adalah 4 X 4 = 16 kombinasi, masing-masing diulang 5 kali, sehingga jumlah satuan percobaan adalah 80. Data dianalisis dengan Sidik Ragam / Anova (Anova of Varian) pada jenjang nyata 5%. Apabila terdapat perbedaan antar perlakuan, diuji dengan Uji Jarak Berganda Duncan / Duncan's Multiple Range Test (DMRT) pada jenjang nyata 5%. Sebagai Petak Utama (main plot) adalah frekuensi penyiraman (F) yang terdiri dari 4 aras, yaitu disiram sehari sekali, disiram 2 hari sekali, disiram 3 hari sekali, dan disiram 4 hari sekali. Masing-masing aras disiram dengan volume air yang sama, yaitu 250 ml/bibit. Sebagai Anak Petak (sub plot) adalah komposisi media tanam (K) yang terdiri dari 4 aras, yaitu regusol, regusol : tankos = 1 : 1, regusol : tankos = 1 : 2, dan regusol : tankos = 1 : 3. Perbandingan komposisi media tanam berdasarkan % volume. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pre-nursery. Komposisi media tanam terbaik adalah 1:1 atau 1:2. Frekuensi penyiraman berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pre-nursery. Frekuensi penyiraman terbaik adalah sehari sekali atau 2 hari sekali. Terjadi interaksi nyata antara frekuensi penyiraman dengan komposisi media tanam terhadap tinggi bibit, berat segar tajuk dan berat kering tajuk. Kombinasi yang terbaik adalah frekuensi penyiraman 2 hari sekali dengan komposisi media tanam 1:1. Terjadi efisiensi penggunaan air untuk penyiraman dengan pemberian kompos tankos sebagai campuran media tanam.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 13522 |
| Uncontrolled Keywords: | Bibit Kelapa Sawit Pre-Nursery, Frekuensi Penyiraman, dan Komposisi Media Tanam. |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Magang Instiper |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 06:20 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 06:20 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/6106 |
