Fitria, Devi Dian Eka (2006) PENGARUH PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM) KULTIVAR ATLANTIC. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (250kB)
BAB I.pdf
Download (1MB)
skripsi.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui suhu awal penyimpanan selama 1bulan dan waktu reconditioning pada suhu kamar yang dapat mempertahankan kualitas kentang kultivar Atlantic, sehingga tetap dapat digunakan sebagai bahan baku industri pengolahan makanan. Penelitian dilaksanakan di Ruang Penyimpanan Pasca Panen dan Laboratorium Fisiologi Hasil Balai Penelitian Tanaman Sayuran (BALITSA) Lembang- Bandung, Jawa Barat selama 3 bulan terhitung mulai bulan Agustus sampai dengan Oktober 2005. Ketinggian tempat penelitian –1300 m dpl dengan suhu antara 14.94 C-24.61 C dan kelembaban relatif (RH) 85.56%. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Petak Bagian (RPB) atau Split Plot Design (SPD) yang disusun dalam dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) atau Costumized Random Design (CRD) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor utama (main plot) adalah suhu awal penyimpanan selama 1 bulan yaitu 5C, 10 C, dan 15 C. Faktor anak petak (sub plot) adalah waktu reconditioning pada suhu kamar yaitu 0 hari (sebagai kontrol), 5 hari, 10 hari, dan 15hari. Banyaknya ulangan untuk tiap- tiap perlakuan adalah 2 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara suhu awal penyimpanan selama 1bulan dan waktu reconditioning pada suhu kamar terdapat interaksi nyata pada parameter kadar air, kandungan gula reduksi, kandungan pati atau karbohidrat, kandungan padatan terlarut (TSS), dan susut bobot. Perlakuan perbedaan suhu awal penyimpanan selama 1 bulan berpengaruh nyata terhadap perubahan kandungan vitamin C, dan perlakuan waktu reconditioning pada suhu kamar berpengaruh nyata terhadap tingkat kekerasan atau tekstur. Perlakuan suhu awal penyimpanan selama 1bulan, waktu reconditioning pada suhu kamar, maupun kombinasi keduanya berpengaruh tidak nyata terhadap berat jenis umbi kentang. Kombinasi perlakuan yang dapat mempertahankan kualitas umbi kentang adalah penyimpanan pada suhu awal 10C dan 15 C selama 1 bulan dengan waktu reconditioning pada suhu kamar selama 10 hari. Sedangkan kombinasi perlakuan penyimpanan suhu awal 5°C selama 1 bulan dengan waktu reconditioning pada suhu kamar 0 hari, 5 hari dan 10 hari tidak dapat mempertahankan kualitas umbi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 11098 |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Magang Instiper |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 07:37 |
| Last Modified: | 16 Sep 2026 07:37 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/6173 |
