Setiawan, Fajar (2007) EFISIENSI PENGGUNAAN “TRISULA SAKTI “ SEBAGAI ALAT PENCABUT ANAK SAWIT ( ELAEIS QUINEENSIS JACQ) PADA KEGIATAN DONGKEL ANAK KAYU (DAK) DI PT. SUMBER INDAH PERKASA ESTATE MESUJI, DIVISI 4 TANJUNG SARI , TULANG BAWANG - LAMPUNG. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.

Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (2MB)
Text (LEMBAR PENGESAHAN)
Lembar Pengesahan 11505.pdf

Download (316kB)
Text (FULLTEXT)
isi_merged.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat efisiensi terhadap penggunaan alat pencabut anakan kelapa sawit yang tumbuh di ketiak pelepah pokok dalam kegiatan Dongkel Anak Kayu (DAK) yang diberi nama “Trisula sakti”. Tingkat efisiensi alat “Trisula sakti” diketahui dengan membandingkan dengan efisiensi alat konvensional (Tangga) yang digunakan oleh PT. Sumber Indah Perkasa Estate Mesuji, sebagai sarana untuk mencabut anakan kelapa sawit tersebut. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis yaitu suatu metode penelitian yang memusatkan diri pada pemecahan masalah masalah yang ada dimasa sekarang dan pada masalah-masalah yang akan datang, dimana data dikumpulkan, disusun, dijelaskan kemudian dianalisa. Dalam penelitian ini teknis pelaksanaannya dengan menggunakan studi komparatif, yaitu peneliti berusahan mencari pemecahan melalui perbandingan dari aspek-aspek yang diteliti. Dalam penelitian ini aspel-aspek tersebut meliputi penggunaan waktu, tenaga kerja dan biaya sehingga data yang diperoleh dapat digunakan untuk menentukan efisiensi panggunaan alat Trisula sakti dibandingkan dengan alat konvensional (Tangga). Dari hasil penelitian apabila ditinjau dari efisiensi penggunaan waktu penggunaan Trisula sakti lebih efisien jika dibandingkan dengan penggunaan tangga. Hal ini disebabkan karena pada luasan 1 ha seorang tenaga kerja memerlukan waktu rata-rata 2,17 jam/ha apabila menggunakan alat Trisula sakti dan 3.38 jam/ha apabila menggunakan tangga. Apabila diukur dengan efisiensi tenaga kerja maka, alat Trisula sakti lebih efisien dibandingkan dengan penggunaan tangga. Hal ini berdasarkan pada penelitian yang menunjukkan bahwa dengan menggunakan alat Trisula sakti pada 1 HKO seorang tenaga kerja dapat menyelesaikan pekerjaan pencabutan anakan kelapa sawit hingga 3,23 Ha ( 420 Pokok ), sedangkan apabila pelaksanaan kegiatan pencabutan anakan sawit ini dilakukan dengan menggunakan alat konvensional (Tangga) luasan yang diperoleh sebesar 2.07 Ha (270 Pokok). Sedangkan apabila ditinjau dari efisiensi penggunaan biaya pengunaan Trisula sakti pada divisi 4 Tanjung sari akan dapat menekan biaya hingga Rp. 7.407.602 per tahun

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: 11505
Subjects: Fakultas Pertanian > Program Studi Agribisnis
Divisions: INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agribisnis
Depositing User: Magang Instiper
Date Deposited: 15 Oct 2026 07:27
Last Modified: 15 Oct 2026 07:27
URI: https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/6176

Actions (login required)

View Item
View Item