Apto, Theodorus (2015) PENGARUH TINGKAT PENGOLAHAN TANAH DAN KETEBALAN MULSA JERAMI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS. Skripsi thesis, Instiper (Institut Pertanian STIPER ) Yogyakarta.
Skripsi Apto_Theo_PDF_@2015.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
BAB 1_13932.pdf
Download (3MB)
IMG_0030.jpg
Download (702kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan tingkat pengolahan tanah dan ketebalan mulsa jerami terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun petani, Dusun Sanggrahan, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Iatimewa Yogyakarta, pada 07 April sampai dengan 03 Juli 2014.
Penelitian ini merupakan percobaan lapangan dengan menggunakan metode percobaan faktorial yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) atau Ramdomized Completely Block Design (RCBD) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah tingkat pengolahan tanah terdiri dari empat aras yaitu: tanpa pengolahan tanah/Zerro tillage, pengolahan tanah seadanya (25%), pengolahan tanah sedang (50%)/Minimum tillage dan pengolahan tanah penuh (100%) Maksimum tillage. Faktor kedua yaitu ketebalan mulsa jerami terdiri dari tiga aras antara lain: tanpa mulsa jerami, mulsa jerami 2 cm dan mulsa jerami 5 cm. Dari kedua faktor tersebut diperoleh 12 kombinasi perlakuan, masing-masing diulang 3 kali, sehingga terdapat 36 satuan percobaan. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam (analisis of varians), apabila ada beda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT), pada jenjang nyata 5%.
Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi nyata antara tingkat pengolahan tanah dan ketebalan mulsa jerami terhadap semua parameter. Tingkat pengolahan tanah memberikan hasil yang berbeda terhadap diameter batang. Pengolahan tanah sedang (50%) memberikan hasil terbaik terhadap diameter batang. Tingkatan pengolahan tanah tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah tongkol, berat tongkol, berat segar akar, berat kering akar, berat segar tajuk dan berat kering tajuk. Mulsa jerami memberikan pengaruh yang berbeda terhadap tinggi tanaman, diameter batang, berat tongkol, diameter tongkol, berat segara akar, berat kering akar dan berat segar tajuk. Pemberian mulsa jerami dengan ketebalan 2 cm memberikan pengaruh yang terbaik terhadap hasil jagung manis.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Jagung manis, tingkat pengolahan tanah dan ketebalan mulsa jerami |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Magang Instiper |
| Date Deposited: | 21 Oct 2026 08:33 |
| Last Modified: | 21 Oct 2026 08:33 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/6280 |
