Iskatama, Wahyu Eka (2015) PENGEMBANGAN USAHATANI DI LAHAN PASIR PANTAI SELATAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT SEKITAR. Skripsi thesis, Instiper (Institut Pertanian STIPER ) Yogyakarta.

Text (FULLTEXT)
SKRIPSI 2015.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text (BAB I)
BAB 1_14195.pdf

Download (32kB)
Text (LEMBAR PENGESAHAN)
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (765kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pengolahan lahan pasir pantai selatan untuk pertanian, jenis tanaman yang dibudidayakan, pendapatan dan keuntungan yang diperoleh, dan kelayakan usahatani di lahan pasir pantai selatan serta dampak terhadap lingkungan pantai.
Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dekriptif yaitu metode yang didasarkan pada pemecahan aktual yang ada pada masa sekarang. Penelitian dilakukan di Desa Karangsewu, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo. Pengambilan responden pada penelitian ini menggunakan metode snowball, dengan total responden 45 petani lahan pasir pantai selatan yang terdiri dari 15 petani melon, 15 petani semangka, dan 15 petani cabai.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik, pemasangan pemecah angin, pemasangan mulsa, dan pemasangan irigasi dapat meminimalkan kendala – kendala dalam usahatani di lahan pasir pantai selatan. Kondisi lahan pasir yang telah sesuai dengan syarat tumbuh tanaman memudahkan petani dalam membudidayakan berbagai macam tanaman seperti melon, semangka, cabai, kacang panjang, terong dan kangkung. Pengembangan lahan pasir pantai untuk budidaya tanaman berdampak baik pada pendapatan yang diterima masyarakat. Dari hasil analisis didapatkan nilai R/C rasio sebesar 1,88 dan nilai ROI sebesar 88,01 persen untuk komoditas Melon, nilai R/C rasio sebesar 1,09 dan nilai ROI sebesar 9,05 persen untuk komoditas Semangka, dan nilai R/C rasio sebesar 1,53 dan nilai ROI sebesar 52,90 persen untuk komoditas Cabai. Berdasarkan hasil R/C rasio yang diperoleh dari ketiga komoditas usahatani di lahan pasir pantai selatan menunjukkan bahwa usahatani dilahan ini layak untuk diusahakan dan dikembangkan lebih lanjut. Dampak lingkungan yang dirasakan petani yaitu kondisi udara disekitar pantai menjadi bau akibat pupuk kandang yang digunakan petani.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Lahan Pasir Pantai, Usahatani, Dampak Lingkungan
Subjects: Fakultas Pertanian > Program Studi Agribisnis
Divisions: INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agribisnis
Depositing User: Magang Instiper
Date Deposited: 22 Oct 2026 01:35
Last Modified: 22 Oct 2026 01:35
URI: https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/6304

Actions (login required)

View Item
View Item