Efendi, Dedik (2015) PEMANFAATAN SERESAH BEBERAPA JENIS GULMA DAN WAKTU DEKOMPOSISI TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT DI PRE- NUSERY. Skripsi thesis, Instiper (Institut Pertanian STIPER ) Yogyakarta.

Text (FULLTEXT)
SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (789kB)
Text (BAB I)
BAB 1_14495.pdf

Download (992kB)
Image (LEMBAR PENGESAHAN)
IMG_0006.jpg

Download (733kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis gulma yang paling baik sebagai bahan organik dan untuk mengetahui waktu dekomposisi jenis gulma yang paling tepat dan mengetahiu interaksi jenis gulma dengan lama waktu dekomposisi terhadap pertumbuhan bibit.
Penelitian ini mengunakan rancangan factorial (2 x 3 ) + 1 kontrol (NPK) yang di susun dalam rancangan acak lengkap (RAL) atau Completely Randomized Design (CRD) terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah jenis gulma yang terdiri atas tiga macam yaitu (G1) Imperatacylindrica, (G2) Chromolaena odorata , (G3) Mikania micarantha , masing – masing mengunakan dosis yaitu 1:2. Faktor ke dua adalah waktu pengomposan (T1) pengomposan 1 minggu , (T2) pengomposan 2 minggu dari dua perlakuan di atas di peroleh 6 kombinasi perlakuan, setiap kombinasi terdapat 10 ulangan di tambah 10 konrol , dengan demikian jumlah tanaman yang di perlukan (6x10) + 10 = 70 kecambah. Hasil pengamatan diuji dengan mengunaka sidik ragam (Analysis of farian).Apabila ada beda nyata di uji dengan uji jarak Berganda Duncan (Duncan’s Multiple Range Test) pada jenjang 5% Untuk mengetahui perbedaan antara kontrol dan perlakuan maka di gunakan uji kontras orthogonal.
Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terjadi interaksi antara jenis gulma dan waktu dekomposisi terhadap, tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar tanaman, berat kering tanaman, berat segar tanaman, berat kering akar dan panjang akar. Perlakuan jenis gulma memberi pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun. Gulma Chromolaena odorata dan Mekania micantra menghasilkan tinggi tanaman dan jumlah daun yang terbaik.Waktu pengomposan 1 minggu dan 2 minggu memiliki pengaruh yang sama baiknya.Kompos dapat menggantikan pupuk NPK untuk memenuhi kebutuhan waktu bibit kelapa sawit di pre-nusery.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Jenis bahan organik, waktu dekomposisi, dan biit kelapa sawit.
Subjects: Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi
Divisions: INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi
Depositing User: Magang Instiper
Date Deposited: 22 Oct 2026 04:24
Last Modified: 22 Oct 2026 04:24
URI: https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/6349

Actions (login required)

View Item
View Item