Damanik, Rido Sopian Aldi (2026) PENGARUH DOSIS PUPUK HAYATI DAN JENIS TANAH TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT DI MAIN NURSERY. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
SKRIPSI FULLTEXT_23570.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
COVER-INTISARI_23570.pdf
Download (2MB)
PENGESAHAN_23570.pdf
Download (742kB)
Bab 1 _23570.pdf
Download (214kB)
Bab 2 _23570.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (327kB)
Bab 3 _23570.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (271kB)
Bab 4 _23570.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (318kB)
Bab 5 _23570.pdf
Download (184kB)
DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN_23570.pdf
Download (1MB)
FORM TELAAH PERSETUJUAN DAN PUBLIKASI.pdf
Download (6MB)
23570 TURNITIN SKRIPSI SESUDAH SEMHAS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
PERNYATAAN ORIGINALITAS KARYA.pdf
Download (6MB)
23570 TURNITIN JURNAL SESUDAH SEMHAS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (562kB)
23570 AI DETECTOR SKRIPSI SESUDAH SEMHAS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (342kB)
23570 AI DETECTOR JURNAL SESUDAH SEMHAS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (139kB)
LEMBAR AI RIDO SOPIAN_23570.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Pupuk hayati berperan dalam meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman. Efektivitas pupuk hayati dalam pertumbuhan tanaman dipengaruhi oleh karakteristik jenis tanah yang digunakan sebagai media tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk hayati dan jenis tanah terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery. Penelitian dilakukan pada bulan April-Juli 2026 di KP2 Institut Pertanian STIPER Yogyakarta yang terletak di Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Penelitian dilaksanakan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk hayati bioneensis yang terdiri dari 0 g (kontrol), 50 g, 100 g dan 150 g. Faktor kedua adalah jenis tanah yaitu tanah latosol, regosol, dan grumusol. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, berat segar tanaman, berat kering tanaman, dan berat kering akar, serta mengukur porositas dan pH tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk hayati dan jenis tanah memberikan pengaruh yang signifikan. Dosis pupuk hayati 50 g menunjukkan pengaruh yang lebih baik dibandingkan 0 g (kontrol) pada parameter berat kering akar dan berat kering tanaman. Perbedaan jenis tanah memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery. Pertumbuhan bibit pada tanah latosol dan grumusol lebih baik dibandingkan dengan tanah regosol. Tidak ada interaksi nyata dari kedua faktor terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 23570; publikasi di Agroforetech |
| Uncontrolled Keywords: | pupuk hayati, jenis tanah, pembibitan kelapa sawit |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Rido Sopian Aldi Damanik |
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 07:33 |
| Last Modified: | 18 Sep 2026 07:33 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/6605 |
