Siregar, Boy Cio Krisna (2026) PENGARUH INTENSITAS CAHAYA DAN FREKUENSI PENYIRAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT DI PRE-NURSERY. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
PENGESAHAN_ 23591.pdf
Download (52kB)
BAB 1 _23591.pdf
Download (172kB)
BAB 2 _23591.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (205kB)
BAB 3 _23591.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (210kB)
BAB 4 _23591.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (229kB)
BAB 5 _23591.pdf
Download (151kB)
SKRIPSI FULLTEXT _23591.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
COVER-INTISARI_ 23591.pdf
Download (608kB)
DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN_23591.pdf
Download (1MB)
SURAT TELAAH PUBLIKASI_23591.pdf
Download (2MB)
TURNITIN SKRISPI_ 23591.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (692kB)
TURNITIN JURNAL_ 23591.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (713kB)
AI DETECTOR SKRIPSI - 23591.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (216kB)
AI DETECTOR JURNAL - 23591.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (122kB)
SURAT ORIGINALITAS KARYA_23591.pdf
Download (308kB)
LEMBAR PEMAKAIAN AI_ 23591.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas cahaya dan frekuensi penyiraman di Pre-Nursery. Dan penggaruh masing-masing perlakuan terhadap pertumbuhan kelapa sawit di Pre-Nursery. Penelitian ini dilakukan pada bulan maret sampai juni 2026 yang berada dikebun penelitian dan pendidikan institut pertanian stiper Yogyakarta, Maguwoharjo, Kec. Depok, Kab Sleman. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Petak Terbagi (split plot design). yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan terdiri dari 2 faktor, yaitu dengan naungan kerapatan 75%, naungan kerapatan 60%, naungan kerapatan 50% dan frekuensi penyiraman, 1 hari sekali (100 ml), 2 hari sekali (100 ml), 3 hari sekali (100 ml). Setiap taraf naungan (Main plot) diulang sebanyak 2 ulangan, sehingga diperoleh 6 unit naungan. Pada setiap unit naungan ditempatkan 9 kecambah, sehingga kebutuhan kecambah 6 x 9 = 54 kecambah kelapa sawit yang dibutuhkan. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan sidik ragam atau analysis of variance (ANOVA) dan apabila memiliki perbedaan nyata dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan ( Duncan’s Multiple Range Test) pada jenjang nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi nyata antara perlakuan persentase naungan dengan frekuensi penyiraman terhadap berat kering akar, dengan naungan kerapatan 75% pada penyiraman 1 hari sekali pada fase Pre-Nursery.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 23591; submit di agroista |
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : Intensitas Cahaya, Naungan, Frekuensi Penyiraman, Pembibitan Pre- Nursery. |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Boy Cio Krisna Siregar |
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 06:25 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 06:25 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/6610 |
