Setiadi, Krisna Dwi (2026) EFEKTIVITAS KOMBINASI PUPUK ORGANIK CAIR DAN DOLOMIT DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT MAIN NURSERY PADA TANAH MASAM ULTISOL. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
SKRIPSI FULL TEXT_23132.pdf
Restricted to Registered users only
Download (786kB)
COVER-ABSTRACT_23132.pdf
Download (223kB)
LEMBAR PENGESAHAN_23132.pdf
Download (61kB)
BAB I_23132.pdf
Download (165kB)
BAB II_23132.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (190kB)
BAB III_23132.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (286kB)
BAB IV_23132.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (198kB)
BAB V_23132.pdf
Download (165kB)
DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN_23132.pdf
Download (374kB)
SURAT ORIGINALITAS KARYA _23132.pdf
Download (397kB)
FROM TELAAH DAN PERSETUJUAN PUBLIKASI_23132.pdf
Download (410kB)
HASIL CEK TURNITIN SKRIPSI FINAL_23132.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
HASIL CEK TURNITIN JURNAL FINAL_23132.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (544kB)
HASIL CEK AI FINAL (SKRIPSI)_23132.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (329kB)
HASIL CEK AI FINAL (JURNAL)_23132.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (145kB)
Lembar pemakaian AI + fulltext dengan comentar_23132.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Tanah Ultisol umumnya memiliki karakteristik masam dan kesuburan kimia yang relatif rendah, sehingga dapat menjadi faktor pembatas bagi pertumbuhan bibit kelapa sawit. Perbaikan kondisi media tanam dapat dilakukan melalui pemberian pupuk organik cair (POC) berbahan kulit pisang dan dolomit yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan bibit kelapa sawit pada fase Main Nursery. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian POC kulit pisang dan dolomit, baik secara tunggal maupun kombinasi, terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada tanah masam Ultisol. Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan pada fase Main Nursery menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor perlakuan. Faktor pertama berupa konsentrasi POC kulit pisang, yaitu 0%, 30%, dan 40%, sedangkan faktor kedua berupa dosis dolomit, yaitu 0, 40, dan 60 g/polybag. Dengan demikian, diperoleh sembilan kombinasi perlakuan yang masing-masing diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, bobot segar akar, bobot kering akar, lebar daun, dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dolomit maupun POC kulit pisang tidak memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan yang diamati. Interaksi antara kedua perlakuan juga tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit. Berdasarkan hasil tersebut, pemberian dolomit hingga dosis 60 g/polybag yang dikombinasikan dengan POC kulit pisang hingga konsentrasi 40% belum mampu meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit secara nyata pada media Ultisol selama tiga bulan penelitian.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 23132; publikasi di agroforetech |
| Uncontrolled Keywords: | bibit kelapa sawit, dolomit, Main Nursery, POC kulit pisang, tanah Ultisol. |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Krisna Dwi Setiadi |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 01:02 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 01:02 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/6664 |
