Ramadhani, Johan Nur (2026) PEMETAAN EROSI DENGAN METODE RUSLE DAN ANALISIS PANEL PADA PENGGUNAAN LAHAN PERTANIAN DI HARGOBINANGUN, SLEMAN, YOGYAKARTA. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
1.Skripsi johan Nur Ramadhani_23213_Antan.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
2.lembar pengesahan skripsi.pdf
Download (525kB)
3.Cover s.d abstrak.pdf
Download (759kB)
4.Bab 1.pdf
Download (208kB)
5.Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (231kB)
6.Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (405kB)
7.Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
8.Bab 5.pdf
Download (171kB)
10.DafPus s.d Lampiran.pdf
Download (1MB)
11.Pernyataan Originalitas karya.pdf
Download (219kB)
12.Formulir Telaah persetujuan publikasi JOM.pdf
Download (50kB)
13.turnitin SKRIPSI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
14.turnitin JURNAL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
15.AI skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (363kB)
16.AI Jurnal.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (220kB)
17.lembar pernyataan AI_johan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Kelurahan Hargobinangun berada pada lereng selatan Gunung Merapi dengan topografi yang beragam dan curah hujan yang tinggi, sehingga wilayah ini rawan mengalami erosi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis tingkat erosi pada berbagai kondisi lereng, (2) mengintegrasikan metode Revised Universal Soil Loss Equation (RUSLE) dengan Sistem Informasi Geografis (GIS) dan penginderaan jauh untuk menghasilkan pemetaan yang akurat, dan (3) mengetahui peran kerapatan tutupan vegetasi dalam menekan erosi. Penelitian dilaksanakan pada musim penghujan dengan menggabungkan dua metode, yaitu pemodelan spasial RUSLE (A = R × K × LS × C × P) menggunakan ArcGIS Pro dan analisis panel berupa sembilan pengamatan langsung pada tiga titik lereng. Data yang digunakan meliputi curah hujan CHIRPS periode 2015–2025, peta tanah BBSDLP, DEMNAS, citra Landsat 8, serta hasil pengamatan dan pengujian sampel tanah di laboratorium. Hasil pemodelan menunjukkan laju erosi berkisar 0 hingga sekitar 12.579 ton/ha/tahun dengan rata-rata 34,4 ton/ha/tahun. Sebagian besar wilayah (80,7%) tergolong kelas sangat ringan, sedangkan kelas berat dan sangat berat (4,3%) terpusat pada lereng atas bagian utara yang curam dan panjang. Faktor kemiringan lereng (LS) terbukti paling menentukan besarnya erosi, sedangkan kerapatan tutupan vegetasi (NDVI) mampu mengimbangi pengaruh lereng yang curam. Hasil analisis panel memperkuat temuan tersebut, dengan seluruh pengamatan berada pada kategori potensi erosi sedang. Dengan demikian, integrasi RUSLE dengan GIS dan penginderaan jauh yang diverifikasi analisis panel menghasilkan pemetaan yang layak dijadikan dasar perencanaan konservasi tanah di wilayah penelitian.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 23213; publikasi di agroforetech |
| Uncontrolled Keywords: | erosi tanah, RUSLE, GIS, penginderaan jauh, analisis panel |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Johan Nur Ramadhani |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 05:57 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 05:57 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/6674 |
