Purba, Muhammad Raihan (2026) PENGARUH MACAM HERBISDA DAN CARA APLIKASI UNTUK MENGENDALIKAN GULMA BERKAYU (Melastoma malabatrichum) DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
SKRIPSI FULLTEXT_ 23485.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
COVER-ABSTRAK_23485.pdf
Download (2MB)
PENGESAHAN_23485.pdf
Download (1MB)
BAB 1_23485.pdf
Download (263kB)
BAB 2_23485.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (312kB)
BAB 3_23485.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (329kB)
BAB 4_23485.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (309kB)
BAB 5_23485.pdf
Download (237kB)
DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN_23485.pdf
Download (2MB)
SURAT PERNYATAAN TIDAK PLAGIAT_23485.pdf
Download (1MB)
FORMULIR TELAAH DAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ARTIKEL_23485.pdf
Download (2MB)
SKRIPSI_MUHAMMAD_RAIHAN_PURBA_23485_skripsiii_finall.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
jurnal_final_muhammad_raihan_purba_23485_1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (650kB)
Muhammad Raihan Purba - SKRIPSI - Quillbot AI Detector report (9_25_2026) - Quillbot AI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (248kB)
Muhammad Raihan Purba - JURNAL - Quillbot AI Detector report (9_25_2026) - Quillbot AI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (115kB)
lembar AI SET SIDANGGG.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Gulma Melastoma malabathricum merupakan salah satu gulma berkayu yang dapat mengganggu pertumbuhan dan produktivitas tanaman kelapa sawit karena bersaing dalam memperoleh unsur hara, air, cahaya, dan ruang tumbuh. Pengendalian gulma secara kimiawi menggunakan herbisida perlu dilakukan dengan pemilihan bahan aktif dan cara aplikasi yang tepat agar pengendalian dapat berlangsung secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara macam herbisida dan cara aplikasi, mengetahui macam herbisida yang paling efektif, serta mengetahui cara aplikasi yang tepat dalam mengendalikan gulma Melastoma malabathricum pada perkebunan kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan di Sukaramai, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial yang terdiri atas dua faktor. Faktor pertama adalah macam herbisida, yaitu glifosat 1,61 g/L, triklopir 9,3 g/L, dan metil metsulfuron 0,75 g/L, sedangkan faktor kedua adalah cara aplikasi, yaitu oles batang dikupas sepanjang 20 cm, oles batang tidak dikupas sepanjang 20 cm, dan penyemprotan secara menyeluruh. Terdapat 9 kombinasi perlakuan dengan 4 ulangan sehingga diperoleh 36 tanaman sampel. Parameter yang diamati meliputi tingkat kerusakan gulma dan pertumbuhan kembali (regrowth) setelah aplikasi herbisida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi nyata antara macam herbisida dan cara aplikasi terhadap tingkat kerusakan Melastoma malabathricum. Herbisida triklopir menunjukkan respons kerusakan paling awal, sedangkan pada 10 hari setelah aplikasi (HSA) glifosat memberikan tingkat kerusakan tertinggi dengan nilai 3,33. Pada pengamatan 21 HSA, seluruh perlakuan menunjukkan skor regrowth 0 yang berarti tidak ditemukan pertumbuhan kembali gulma. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ketiga jenis herbisida yang digunakan mampu mengendalikan dan mematikan Melastoma malabathricum, namun respons awal kerusakan gulma berbeda antar bahan aktif.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 23485; publikasi di agroforetech |
| Uncontrolled Keywords: | Melastoma malabathricum, gulma berkayu, herbisida, glifosat, triklopir, metil metsulfuron, cara aplikasi, regrowth |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Muhammad Raihan Purba |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 08:56 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 08:56 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/6734 |
