Fikri, M. Haikal (2026) DISTRIBUSI DAN TINGKAT SERANGAN LALAT ARGENTINA (CECIDOCHARES CONNEXA) SEBAGAI AGENS PENGENDALI HAYATI GULMA SIAM (CHROMOLAENA ODORATA) DI KABUPATEN KULON PROGO. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
SKRIPSI FULL TEXT_22542.pdf
Restricted to Registered users only
Download (7MB)
LEMBAR PENGESAHAN_22542.pdf
Download (513kB)
COVER SAMPAI ABSTRRAK_22542.pdf
Download (583kB)
BAB I_22542.pdf
Download (269kB)
BAB II_22542.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (285kB)
BAB III_22542.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (300kB)
BAB IV_22542.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (645kB)
BAB V_22542.pdf
Download (262kB)
DAFTAR PUSTAKA SAMPAI LAMPIRAN_22542.pdf
Download (6MB)
SURAT TELAAH PUBLIKASI_22542.pdf
Download (115kB)
SURAT ORIGINALITAS KARYA_22542.pdf
Download (31kB)
TURNITIN SKRIPSI FINAL_22542.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TURNITIN JURNAL FINAL_22542.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (933kB)
AI DETECTOR SKRIPSI FINAL_22542.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (342kB)
AI DETECTOR JURNAL FINAL_22542.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (244kB)
LEMBAR AI_22542.docx
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi C. connexa pada CH. odorata, mengetahui tingkat serangannya pada setiap Kecamatan, serta menganalisis perbedaan tingkat serangan antar Kecamatan di Kabupaten Kulon Progo. Penelitian dilaksanakan pada 12 Kecamatan dengan total 60 titik pengamatan. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling, dengan lima titik pengamatan pada setiap Kecamatan yang mewakili arah utara, timur, selatan, barat, dan tengah. Pada setiap titik diamati jumlah pucuk tanaman, jumlah pucuk terserang, jumlah puru (gall), jumlah lubang keluar pada puru, serta keberadaan C. connexa. Data dianalisis secara deskriptif dan untuk mengetahui perbedaan tingkat serangan antar Kecamatan digunakan uji Kruskal–Wallis pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa C. connexa telah terdistribusi luas di Kabupaten Kulon Progo dengan tingkat kehadiran mencapai 100%, yaitu ditemukan pada seluruh 60 titik pengamatan di 12 Kecamatan. Dari 1.474 pucuk C. odorata yang diamati, sebanyak 1.187 pucuk menunjukkan gejala serangan dengan persentase serangan keseluruhan sebesar 80,53%. Selain itu, ditemukan 1.511 puru dan 2.812 lubang keluar. Persentase serangan tertinggi terdapat di Wates sebesar 90,18%, sedangkan terendah di Samigaluh sebesar 59,72%. Hasil uji Kruskal–Wallis menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat serangan antar Kecamatan (H = 31,206; df = 11; p = 0,001). Dengan demikian, C. connexa telah tersebar luas dan menunjukkan tingkat serangan yang tinggi pada CH. odorata di Kabupaten Kulon Progo, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai agen pengendali hayati gulma Siam.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 22542; submit jurnal di Agroforetech |
| Uncontrolled Keywords: | Cecidochares connexa,Chromolaena odorata,Distribusi,Tingkat serangan,Pengendalian hayati,Kulon progo |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | M. Haikal Fikri |
| Date Deposited: | 08 Oct 2026 01:29 |
| Last Modified: | 08 Oct 2026 01:29 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/6871 |
