Sutrisno, Hadi (2024) KAJIAN PEMBERIAN LCPKS YANG DICAMPUR DENGAN PUPUK NPK DAN UREA PADA PRODUKTIVITAS DI TANAMAN MENGHASILKAN KELAPA SAWIT. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
SKRIPSI FULLTEXT_21483.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
COVER SAMPAI INTISARI_21483.pdf
Download (1MB)
HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Download (151kB)
BAB 2_21483.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (151kB)
BAB 3_21483.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (262kB)
BAB 4_21483.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (444kB)
BAB 5 Kesimpulan_21483.pdf
Download (142kB)
DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN_21483.pdf
Download (466kB)
TURNITIN_21483.pdf
Download (2MB)
Formulir Telaah dan Persetujuan Publikasi Artikel_21483.pdf
Download (1MB)
SURAT PERNYATAAN TIDAK PLAGIAT_21483.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini tentang kajian pemberian LCPKS yang dicampur dengan pupuk NPK dan UREA pada produktivitas di tanaman menghasilkan kelapa sawit. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan Limbah Cair PabrikKelapa Sawit (LCPKS) yang dikombinasikan dengan pupuk NPK 15-15-15 dan UREA terhadap karakter agronomi, karakteristik kimia tanah, dan produktivitas pada tanaman kelapa sawit tua (Elaeis guineensis jacq). Penelitian dilakukan dari April hingga Mei 2023 di kebun milik masyarakat di Kecamatan Bagan Sinembah Raya, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Percobaan dilakukan dengan membandingkan lahan yang menerima aplikasi LCPKS + NPK dan UREA dengan lahan kontrol tanpa aplikasi LCPKS (anorganik). Lahan yang menerima aplikasi LCPKS diberi perlakuan 3 rotasi dalam setahun, pada rotasi pertama sebanyak 15 ton LCPKS ditambah 300 kg pupuk NPK per 2 ha. Untuk rotasi kedua aplikasi LCPKS sebanyak 15 ton LCPKS ditambah 300 kg pupuk UREA, pada rotasi ketiga perlakuan sama dengan rotasi pertama.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam karakter agronomi antara lahan kontrol tanpa aplikasi LCPKS (anorganik) dan lahan aplikasi LCPKS + NPK dan UREA. Namun, penggunaan LCPKS + NPK dan UREA dapat meningkatkan kandungan C-organik dan N total tanah. Selain itu, pemberian LCPKS + NPK dan UREA juga meningkatkan kandungan P2O5 dalam tanah secara signifikan. Tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hasil produksi pada tahun 2021 dan 2022. Pada tahun 2020, lahan yang diaplikasikan LCPKS + NPK dan UREA mengalami peningkatan produksi sebesar 52% dibandingkan dengan lahan kontrol. Penelitian ini menunjukkan potensi penggunaan LCPKS + NPK dan UREA dalam meningkatkan produktivitas tanaman kelapa sawit tua.
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Additional Information: | 21483, dipublikasikan pada jurnal mahasiswa INSTIPER (JOM) |
Uncontrolled Keywords: | LCPKS, NPK, UREA, Produktivitas |
Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
Depositing User: | Mr. Hadi Sutrisno |
Date Deposited: | 23 Mar 2024 04:08 |
Last Modified: | 11 Jul 2024 03:35 |
URI: | http://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/290 |