Ruhiman, Kiki (2025) PENGARUH SUHU DAN WAKTU PEMANASAN DAGING BUAH SAWIT TERHADAP SIFAT MINYAKYANG DIHASILKAN. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.

Text (SURAT PERNYATAAN TIDAK PLAGIAT)
SURAT PERNYATAAN TIDAK PLAGIAT_20128.pdf

Download (589kB)
Text (FULLTEXT)
SKRIPSI FULLTEXT_20128.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Text (COVER-ABSTRAK)
COVER SAMPAI INTISARI_20128.pdf

Download (552kB)
Text (LEMBAR PENGESAHAN)
LEMBAR PENGESAHAN_20128.pdf

Download (59kB)
Text (BAB I)
BAB 1_20128.pdf

Download (134kB)
Text (BAB II)
BAB 2_20128.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (107kB) | Request a copy
Text (BAB III)
BAB 3_20128.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (105kB) | Request a copy
Text (BAB IV)
BAB 4_20128.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (213kB) | Request a copy
Text (BAB V)
BAB 5 KESIMPULAN_20128.pdf

Download (69kB)
Text (FORM TELAAH DAN PERSETUJUAN PUBLIKASI)
Formulir Telaah dan Persetujuan Publikasi Artikel_20128.pdf

Download (1MB)
Text (HASIL CEK TURNITIN)
Turnitin_20128.pdf

Download (103kB)
Text (DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN)
DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN_20128.pdf

Download (2MB)

Abstract

Daging buah kelapa sawit merupakan komponen utama penghasil minyak sawit, dan pengaruh suhu serta waktu pemanasan terhadap mesocarp sangat menentukan kualitas akhir dari minyak yang dihasilkan. penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh suhu dan waktu pemanasan (pengovenan) terhadap mutu minyak sawit yang dihasilkan dari daging buah
kelapa sawit. parameter mutu yang diamati meliputi nilai DOBI (Deterioration of BleachabilityIndex), kadar air, kadar lemak, kadar karoten, kadar kotoran, dan kadar asam lemak bebas (ALB).penelitian ini menggunakan rancangan blok lengkap (RBL) dengan dua faktor, yaitu variasi suhu pemanasan: 45-50°C, 55-60°C, dan 65-70°C) dan variasi waktu pemanasan 45, 75, dan 90 menit. hasil penelitian menunjukkan bahwa baik suhu maupun waktu pemanasan Berpengaruhnyata terhadap mutu minyak sawit.peningkatan suhu dan waktu pemanasan cenderung menyebabkan penurunan nilai DOBI dan karoten, serta meningkatkan kadar ALB dan kadar air. dapat disimpulkan bahwa kombinasi perlakuan P1 (45–50°C) dan waktu pemanasan T2 (75menit) merupakan perlakuan terbaik untuk menghasilkan mutu minyak sawit yang lebih baik dan stabil, terutama berdasarkan nilai DOBI dan kadar air.Kata kunci: minyak sawit, suhu, waktu, DOBI, karoten, ALB

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: 20128; tidak publish jurnal
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: minyak sawit, suhu, waktu, DOBI, karoten, ALB
Subjects: Fakultas Teknologi Pertanian > Program Studi Teknologi Hasil Pertanian
Divisions: INSTIPER > Fakultas Teknologi Pertanian > Program Studi Teknologi Hasil Pertanian
Depositing User: Kiki Ruhiman
Date Deposited: 13 Aug 2025 01:03
Last Modified: 13 Aug 2025 01:03
URI: https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/3667

Actions (login required)

View Item
View Item