Riyadi, Andika (2025) EFEKTIVITAS METODE HIVE SYSTEM UNTUK MEMPERBAIKI PENYERBUKAN DAN PEMBENTUKAN FRUIT SET PADA TANDAN KELAPA SAWIT DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
HALAMAN PENGESAHAN_23878.pdf
Download (208kB)
BAB 1_23878.pdf
Download (272kB)
BAB 2_23878.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (308kB)
BAB 3_23878.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (474kB)
BAB 4_23878.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (391kB)
BAB 5_23878.pdf
Download (8kB)
DAFTAR PUSTAKA_23878.pdf
Download (17kB)
FORM TELAAH_23878.pdf
Download (313kB)
HASIL TURNITIN_23878.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
FORM ORIGINALITAS_23878.pdf
Download (117kB)
SKRIPSI FULL TEXT_23878.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
COVER-ABSTRAK_23878.pdf
Download (483kB)
Abstract
Penyerbukan adalah bagian penting dalam proses pembentukan buah kelapa sawit. Kurangnya jumlah bunga jantan (terutama untuk progeny topaz) mengakibatkan juga kurangnya jumlah serangga penyerbuk (E. kamerunicus) sehingga proses penyerbukan akan terganggu. Proses penyerbukan yang terganggu ini akan mengakibatkan pembentukan fruit set menjadi kurang sempurna, efeknya adalah banyak buah yang menjadi Parthenocarpy dan berat janjang rata-rata (BJR) menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan hive system untuk mengurangi jumlah buah patrhenocarpy dan memperbaiki fruit set tandan kelapa sawit sehingga BJR meningkat. Metode hive system ini adalah metode untuk mendatangkan bunga jantan antesis dari tanaman kelapa sawit di areal lain dengan meletakkannya dalam sebuah ember sehingga serangga penyerbuk akan datang dan bersarang pada bunga jantan tersebut sehingga proses penyerbukan di areal tersebut akan lebih baik. Setiap 1 ember akan diisi 10 helai (spiklet) bunga jantan untuk menjangkau area 2 Ha. Penggunaan metode hive system ini dapat memperbaiki penyerbukan dan pembentukan fruit set sehingga buah tidak lagi menjadi parthenocarpy dan juga BJRnya akan terus naik. Keberhasilan pembentukan buah meningkat terbukti dengan berkurangnya jumlah buah partenocarphy yang turun sebanyak 18% dalam 6 bulan. Pengaruh terhadap BJR juga terlihat signifikan yaitu BJR naik 4 Kg dalam 6 bulan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 23878; tidak publikasi jurnal |
| Uncontrolled Keywords: | Penyerbukan, Parthenocarpy, Fruit set, Produksi, Antesis. |
| Subjects: | Fakultas Teknologi Pertanian > Program Studi Teknik Pertanian |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Teknologi Pertanian > Program Studi Teknik Pertanian |
| Depositing User: | Andika Riyadi |
| Date Deposited: | 02 Oct 2025 01:35 |
| Last Modified: | 02 Oct 2025 01:35 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/3974 |
