Setiadi, Irvan (2022) PENGARUH BERBAGAI KOSENTRASI HERBISIDA TRIKLOPIR DAN CARA APLIKASI UNTUK MENGENDALIKAN GULMA BERKAYU Hevea brasiliensis DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT. Skripsi thesis, Institut Pertanian (INSTIPER) Yogyakarta.
Jurnal Online Mahasiswa_18675.pdf
Download (618kB)
Hasil Cek Plagiasi Jurnal_18675.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Surat Hak kepenulisan ( Autoship )_18675.pdf
Download (338kB)
surat Keterangan Status Publikasi Jurnal_18675.pdf
Download (52kB)
Surat Pernyataan Publikasi_18675.pdf
Download (70kB)
Daftar Pustaka-Lampiran_18675.pdf
Download (300kB)
BAB V_18675.pdf
Download (5kB)
BAB IV_18675.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (224kB)
BAB III_18675.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (305kB)
BAB II_18675.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (312kB)
BAB I_18675.pdf
Download (190kB)
Lembar pengesahan_18675.pdf
Download (62kB)
SKRIPSI fulltext_18675.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (865kB)
Cover - Abstrak_18675.pdf
Download (826kB)
Abstract
Gulma berkayu merupakan gulma yang batangnya membentuk
cabang-cabang sekunder. Gulma berkayu menjadi masalah di perkebunan,
kehutanan, saluran pengairan dan padang pengembalaan, karena akan
menimbulkan persaingan dengan tanaman pokok dalam perebutan unsur hara,
maka dibutuhkan pengendalian secara manual. Penelitian ini berjudul
Pengaruh Berbagai Konsentrasi Herbisida Triklopir Dan Cara Aplikasi
Untuk Mengendalikan Gulma Berkayu Hevea brasiliensis Di Perkebunan
Kelapa Sawit, yang dilaksanakan di Desa Danau Biali, Bilah Barat,
Kabupaten Labuhanbatu.
penelitian ini yaitu percobaan faktorial yang diatur dalam Completely
Randomized Design (CRD) yang terdiri dari dua faktor dengan tiga kali
ulangan. Faktor pertama adalah cara aplikasi yang terdiri dari 3 aras yaitu :
dioles secara langsung pada permukaan kulit 10 cm dari pangkal batang
(Aplikasi 1),dioles pada permukaan kulit yang telah dikelupas 10 cm dari
pangkal batang (Aplikasi 2), dioles pada permukaaan batang yang telah
dipotong 10 cm dari pangkal batang (Aplikasi 3).
Faktor kedua adalah konsentrasi hebisida trikoplir yang terdiri dari 3
aras yaitu : 0,14 gram (Konsentrasi 1), 0,07 gram (Konsentrasi 2), 0,035 gram
(Konsentrasi 3). Dari kedua faktor diperoleh 9 kombinasi perlakuan dan
masing - masing perlakuan dibuat 3 ulangan. Jumlah tumbuhan Hevea
brasiliensis yang diperlukan sebagai sampel penelitian adalah : 9 x 3 ulangan
x 2 tumbuhan sampel = 54 gulma .
Hasil analisis berbagai konsentrasi herbisida Trikoplir dan cara
aplikasi untuk mengendalikan gulma berkayu Hevea brasiliensis di
perkebunan kelapa sawit menunjukkan bahwa terjadi interaksi nyata dan hasil
pengamatan tidak menunjukkan antar kombinasi perlakuan. Pada pengamatan
ini aplikasi yang paling efisien dalam pengerjaan nya yaitu aplikasi dioles
secara langsung pada permukaan kulit.
Pada pengamatan minggu keempat dengan berbagai konsentrasi
herbisida 0,14 gram + 100 ml solar , konsentrasi 0,07 gram + 100 ml solar,
maupun konsentrasi 0,035 gram + 100 ml solar, dengan berbagai cara aplikasi
menunjukkan gulma tersebut telah mati dan tidak menunjukkan gulma
tumbuh kembali.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 18675; PUBLISH DI AGROMAST |
| Uncontrolled Keywords: | Gulma berkayu, Cara aplikasi, Hasil analisis. |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Magang Magang |
| Date Deposited: | 08 Oct 2025 02:35 |
| Last Modified: | 08 Oct 2025 02:35 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4037 |
