Artanzah, M Haikal (2022) DAMPAK COVID-19 ( CORONAVIRUS DISEASE 2019) TERHADAP PENGELOLAAN KEBUN KELAPA SAWIT RAKYAT ( Studi Kasus Desa Sungai Deras, Kecamatan Ketungau Hilir, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat). Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
BAB I_20523.pdf
Download (413kB)
BAB II_20523.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (688kB)
BAB III_20523.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (439kB)
BAB IV_20523.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (336kB)
BAB V_20523.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (581kB)
BAB VI_20523.pdf
Download (186kB)
COVER - INTISARI-20523.pdf
Download (665kB)
DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN.pdf
Download (316kB)
HALAMAN PENGESAHAN_20523.pdf
Download (569kB)
HASIL CEK TURNITIN_20523 .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Jurnal online mahasiswa_20523.pdf
Download (523kB)
SKRIPSI FULLTEXT_20523 (new).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (809kB)
SURAT HAK KEPENULISAN (AUTHORSHIP)_20523.pdf
Download (3MB)
SURAT KETERANGAN PUBLIKASI_20523.pdf
Download (601kB)
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI (BERMATERAI)_20523.pdf
Download (68kB)
Abstract
Pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia pada Maret 2020. Banyak sektor yang menjadi terhambat, salah satunya adalah sektor pertanian. Hal ini berdampak pada kelancaran transportasi ke sentra usahatani. Kondisi ini, juga menyebabkan keterbatasan pengangkutan input produksi seperti: pupuk kimia, pestisida, dan kompos ke sentra usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan (pemupukan, penyemprotan, dan panen) kebun sawit rakyat di Desa Sungai Deras pada saat sebelum dan masa Covid-19 dan mengetahui bagaimana pendapatan petani kebun kelapa sawit mandiri di Desa Sungai Deras pada saat sebelum dan masa Covid-19 Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, merupakan suatu metode yang bertujuan untuk membuat gambar atau deskriptif tentang suatu keadaan secara objektif yang menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data tersebut serta penampilan dan hasilnya. Analisis data menggunakan uji T 2 populasi berpasangan dengan menggunakan SPSS Hasil dari penelitian menunjukan tidak adanya perbedaan petani dalam cara pengelolaan
kebun kelapa sawit baik sebelum datangnya pandemi Covid-19 maupun sesudah datangnya pandemi. Namun disisi lain adanya perbedaan jumlah produksi, biaya, dan pendapatan petani kelapa sawit mandiri pada saat sebelum pandemi dan sesudah pandemi. Naiknya pendapatan disebabkan adanya kenaikan produksi, berat janjang rata-rata, dan tandan buah sawit .Sehingga pendapatan mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada saat sesudah Covid-19
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 20523; PUBLISH DI AGRIFITIA |
| Uncontrolled Keywords: | Manejemen, Produksi, Biaya, dan Pendapatan |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agribisnis |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agribisnis |
| Depositing User: | Hanna Fuja Damayanti |
| Date Deposited: | 08 Oct 2025 07:07 |
| Last Modified: | 08 Oct 2025 07:07 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4067 |
