Nugraha, Singgih (2022) PENGARUH KOMBINASI PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TEBU (Saccharum officinarum L.). Skripsi thesis, Institut Pertanian (INSTIPER) Yogyakarta.
DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN SINGGIH NUGRAHA_19790.pdf
Download (1MB)
BAB IV SINGGIH NUGRAHA_19790.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (263kB)
BAB III SINGGIH NUGRAHA_19790.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (310kB)
BAB II SINGGIH NUGRAHA_19790.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (321kB)
BAB I SINGGIH NUGRAHA_19790.pdf
Download (202kB)
Pengesahan_Singgih nugraha _ 19790.pdf
Download (637kB)
19790 (1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (874kB)
RINGKASAN MATERI singgih.pdf
Download (28kB)
SURAT KETERANGAN STATUS PUBLIKASI JURNAL_ Singgih nugraha 19790.pdf
Download (769kB)
BAB VI SINGGIH NUGRAHA_19790.pdf
Download (186kB)
BAB V SINGGIH NUGRAHA_19790.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (209kB)
Jurnal Singgih Terbaru.docx
Download (38kB)
cover-abstrak_Singgih Nugraha_19790.pdf
Download (911kB)
SKRIPSI SINGGIH NUGRAHA_19790.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Nilai _ Singgih nugraha _19790.pdf
Download (4MB)
Abstract
Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh kombinasi pupuk organik dan pupuk anorganik terhadap pertumbuhan bibit tebu dan untuk mengetahui konsentrasi pupuk organik terbaik terhadap pertumbuhan bibit tebu dan untuk mengetahui konsentrasi pupuk anorganik terbaik terhadap pertumbuhan bibit tebu. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan desember sampai dengan februari 2022 di Desa Gunung Batin Udik, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung. Penelitian ini menggunakan metode percobaan faktorial yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor yaitu pupuk organik yang terdiri dari 3 aras yaitu 30%, 50%, dan 70%. Faktor kedua yaitu dosis pupuk anorganik 2,83gr/tanaman, 4,24gr/tanaman, 5,65gr/tanaman. Dari kedua faktor tersebut diperoleh 12 kombinasi perlakuan dengan 4 ulangan sehingga bahan tanam yang dibutuhkan 48. Hasil dianalisis menggunakan sidik ragam anova dengan jenjang nyata 5%. Apabila ada beda nyata dilanjutkan dengan uji Duncen (Duncan’s New Multiple Range Tenst). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada keterkaitan antara dosis pupuk organik dan anorganik pada tinggi tanaman, pemberian pupuk organik dengan konsentrasi 50% meningkatkan berat kering tajuk. Pemberian dosis pupuk anorganik 4,24gr/tanaman dapat meningkatkan pertumbuhan bibit tebu.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 19790;Agromast |
| Uncontrolled Keywords: | Pupuk organik, pupuk anorganik, tanaman tebu |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Anisa Amalia Asma |
| Date Deposited: | 09 Oct 2025 02:52 |
| Last Modified: | 09 Oct 2025 02:52 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4092 |
