Cahyandari, Dwi (2022) UJI EFEKTIVITAS PENAMBAHAN POLYOXYETHYLENE ALKY ETHER PADA HERBISIDA TRIKLOPIR UNTUK MENGENDALIKAN GULMA ANAK SAWIT (Elaeis guineensis). Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
JURNAL ONLINE MAHASISWA_20342.docx
Restricted to Repository staff only
Download (31kB)
HASIL CEK PLAGIASI JURNAL (TURNITIN)_20342.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Surat Hak kepenulisan (Authorship)_20342.pdf
Download (956kB)
Surat Keterangan Publikasi_20342.pdf
Download (202kB)
Surat Pernyataan Publikasi_20342.pdf
Download (267kB)
BAB V_20342.pdf
Download (6kB)
DAFTAR PUSTAKA s.d LAMPIRAN_20342.pdf
Download (571kB)
BAB IV_20342.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (65kB)
BAB III_20342.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (116kB)
BAB II_20342.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (26kB)
BAB I_20342.pdf
Download (16kB)
Lembar Pengesahan_20342.pdf
Download (482kB)
COVER s.d INTISARI_20342.pdf
Download (534kB)
SKRIPSI FULLTEXT_20342.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujua untuk mengetahui pengaruh penambahan polyoxyethylene alky ether pada herbisida triklopir untuk mengendalikan gulma anak sawit (Elaeis guineensis). Penelitian ini akan dilaksanakan di salah satu perkebunan kelapa sawit milik PT. SMART Tbk, tepatnya di PT. TAPIAN NADENGGAN, Perkebunan Paya Baung Estate, Kecamatan Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara. Penelitian dilakukan selama 8 minggu bersamaan dengan pelaksanaan Magaang. Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial yang terdiri 2 faktor dan disusun dalam rancangan acak lengkap (RAL) atau Completely Randomized Design (CRD) dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah kandungan herbisida berbahan aktif triklopir (T) yang terdiri dari 3 aras yaitu; 24 g/12 l (T1), 36 g/12 l (T2),dan 48 g/12 l (T3). Faktor kedua adalah kandungan polyoxyethylene alky ether (A) yang terdiri dari 4 aras yaitu: 3,216 g/12 l (A0), 4,284 g/12 l (A1), 6,432 g/12 l (A2) dan 8,04 g/12 l (A3). Masing - masing campuran dilarutkan kedalam 12 liter air. Dari kedua faktor tersebut diperoleh 3 x 4 = 12 kombinasi perlakuan. Setiap kombinasi perlakuan dilakukan 3 kali ulangan, setiap ulangan digunakan 2 sampel pengamatan, sehingga total sampel yang digunakan yaitu 72 sampel. Tidak ada interaksi nyata antara triklopir dan polyoxyethylene alky ether terhadap tingkat keracunan gulma anak sawit (Elaeis guineensis). Perlakuan kandungan triklopir tertinggi merupakan perlakuan yang paling baik untuk mengendalikan gulma anak sawit. Penambahan polyoxyethylene alky ether tidak dapat meningkatkan daya racun herbisida untuk mengendalikan gulma anak sawit
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 20342;TIDAK PUBLISH |
| Uncontrolled Keywords: | Herbisida, Kelapa Sawit, Triklopir, Polyoxyethylene alky ether dan Gulma |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Hanna Fuja Damayanti |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 04:52 |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 04:52 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4390 |
