Yahya, Ardi (2022) KAJIAN LOSSES PRODUKSI KELAPA SAWIT PADA BERBAGAI TOPOGRAFI KEBUN DI PT. SUMBER INDAH PERKASA, MESUJI ESTATE. Skripsi thesis, Institut Pertanian (INSTIPER) Yogyakarta.
JURNAL ONLINE MAHASISWA_20333.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (533kB)
HASIL CEK PLAGIASI JURNAL _20333.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
SURAT HAK KEPENULISAN AUTHORSHIP)_20333.pdf
Download (1MB)
SURAT KETERANGAN PUBLIKASI_20333.pdf
Download (280kB)
PUBLIKASI_20333.pdf
Download (301kB)
DAFTAR PUSTAKA SD LAMPIRAN_20333.pdf
Download (1MB)
Bab 5_20333.pdf
Download (492kB)
Bab 4_20333.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (630kB)
Bab 3_20333.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (95kB)
Bab 2_20333.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (48kB)
BAB 1_18222.pdf
Download (1MB)
LEMBAR PENGESAHAN_20333.pdf
Download (181kB)
FULLTEXT_20333.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya losses tandan buah segar dan brondolan kelapa sawit pada areal datar dan rendahan serta mengidentifikasi faktor penyebab losses tandan buah segar brondolan kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan di salah satu anak perusahaan PT. SMART. Tbk, yaitu di PT. Sumber Indah Perkasa, Mesuji KKPA, Divisi 6.2 Wira Bangun, kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, Lampung. Penelitian dilakukan selama 2 bulan dimulai dari tanggal 19 Februari 2022 sampai dengan 22 April 2022.Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif. Dilakukan perbandingan antara topografi lahan yang berbeda yaitu: topografi datar dan topografi rendahan, sampel yang diambil sebanyak 1 divisi dan dilakukan pengumpulan data dengan umur tanaman yang sama sebanyak 8 kali rotasi panen pada 6 blok sampel, masing-masing blok sampel diambil 10% dari luas blok tersebut. Data yang dikumpulkan berupa data primer, data sekunder dan data pendukung. Losses yang terbesar terjadi pada lahan yang bertopografi rendahan yaitu 4,25 kg/Ha, sedangkan losses terendah terjadi pada areal bertopografi datar yaitu 0,45 kg/Ha. Dilihat dari segi nominal kerugian per tahun terbesar terjadi pada lahan bertopografi rendahan yaitu Rp 72.244.089,32, sedangkan nominal kerugian per tahun pada areal datar yaitu Rp 9.949.208,19. Faktor yang menyebabkan losses pada topografi datar adalah kelalaian pekerja dan kurangnya pengawasan kerja, sedangkan pada topografi rendahan adalah pertumbuhan gulma yang tinggi dan adanya genangan pada blok.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 20333; Jurnal Lainnya |
| Uncontrolled Keywords: | Losses, Kelapa sawit, Topografi rendahan dan datar |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Anisa Amalia Asma |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 08:07 |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 08:07 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4396 |
