Fadilla, Mhd. (2022) EVALUASI PERTUMBUHAN VEGETATIVE TANAMAN KELAPA SAWIT BERMIKORIZA PASCA REPLANTING PADA LAHAN MINERAL DAN GAMBUT. Skripsi thesis, Institut Pertanian (INSTIPER) Yogyakarta.
JOM_20370 (1).pdf
Download (686kB)
PENGESAHAN_20370.pdf
Download (153kB)
TURNITIN_20370 (1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
HAK KEPENULISAN (AUTHORSHIP)_20370.pdf
Download (2MB)
SURAT KETERANGAN PUNLIKASI_20370.pdf
Download (389kB)
Surat Pernyataan Publikasi Jurnal_20370.pdf
Download (244kB)
DAFTAR PUSTAKA_Lampiran _20370.pdf
Download (2MB)
BAB IV _20370.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (641kB)
BAB V _20370.pdf
Download (199kB)
COVER - INTISARI_20370.pdf
Download (337kB)
SKRIPSI FULLTEXT_20370.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
BAB I_20370.pdf
Download (1MB)
BAB II_20370.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (285kB)
BAB III _20370.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (21kB)
Abstract
Pertumbuhan vegetatif tanaman kelapa sawit ( Elaeis guineensis ) dipengaruhi oleh perkembangan akar yang baik serta ketersediaan unsur hara yang cukup bagi tanaman. Maka dari itu upaya meningkatkan pertumbuhan tanaman bisa dilakukan dengan pemberian Mikoriza pada saat penanaman tanaman kelapa sawit pasca replanting, Jamur mikoriza berperan dalam memperbaiki struktur agregat tanah dan dapat memproduksi zat pengatur tumbuh seperti auxin , sitokinin dan giberalin serta bersifat sinergis dengan mikroorganisme potensial bakteri penambat N dan pelarut Fosfat, selain dapat meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman Jamur mikoriza juga dapat melindungi tanaman dari serangan infeksi patogen akar. Penelitian evaluasi pertumbuhan vegetatif tanaman kelapa sawit bermikoriza pasca replating di lahan mineral dan gambut dilaksanakan di perkebunan Sinarmas tepatnya di PT. Buana Wiralestari, Nagamas Estate, divisi 1 dan 3, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau pada bulan Januari 2022 sampai dengan Maret 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan vegetatif tanaman kelapa sawit di lahan mineral dan gambut. Bahan penelitian yang digunakan adalah bibit kelapa sawit jenis Damimas ITG umur 18 bulan, Jamur mikoriza, dan dilakukan di lahan mineral dan gambut. Penelitian ini dilaksanakan dengan pengambilan sampel pada setiap jenis lahan dan diamati pertumbuhan vegetatif – nya, pengamatan dilakukan sebanyak dua kali yaitu di awal pengamatan pada umur 18 bulan dan di umur 21 bulan. Parameter penelitian yang diamati yaitu : Tinggi tanaman kelapa sawit, panjang pelepah tanaman, jumlah pelepah, lebar petiole, tebal petiole, lingkar batang tanaman dan skala warna daun tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertumbuhan vegetatif tanaman kelapa sawit di lahan mineral dan lahan gambut berbeda nyata pada umur 21 bulan, namun pada skala warna daun tidak berbeda nyata. Sehingga dari hasil pengamatan dan angka rata – rata pertumbuhan vegetatif tanaman kelapa sawit dapat diambil kesimpulan bahwa pertumbuhan tanaman di lahan mineral nyata lebih baik dibandingkan dengan tanaman di lahan gambut.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 20370; Agroista |
| Uncontrolled Keywords: | Kelapa sawit, Jamur mikoriza. |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Anisa Amalia Asma |
| Date Deposited: | 09 Jan 2026 01:34 |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 01:34 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4424 |
