Unji, Klaudius Umbu (2021) PERTUMBUHAN STEK KAYU PUTIH (Memaleuca leucadendra) PADA MEDIA CAMPURAN SEKAM DENGAN KOKOPIT. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.

Text (SKRIPSI FULLTEXT)
SKRIPSI FULLTEKS-19069.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
Text (COVER - INTISARI)
COVER DAN ABSTRAK-19069.pdf

Download (840kB)
Text (LEMBAR PENGESAHAN)
lembar pengesahan-19069.pdf

Download (42kB)
Text (BAB I)
BAB I-19069.pdf

Download (164kB)
Text (BAB II)
BAB II -19069.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (158kB)
Text (BAB III)
BAB III-19069.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (347kB)
Text (BAB IV)
BAB IV-19069.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (353kB)
Text (BAB V)
BAB V-19069.pdf

Download (147kB)
Text (DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN)
DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN -19069.pdf

Download (1MB)
Text (HALAMAN PENYATAAN PUBLIKASI)
halaman pernyataan publikasi-19069.pdf

Download (58kB)
Text (SURAT KETERANGAN PUBLIKASI)
surat keterangan publikasi-19069.pdf

Download (49kB)
Text (SURAT HAK KEPENULISAN)
hak penulisan publikasi-19069.pdf

Download (85kB)
Text (HASIL CEK TURNITIN)
TURNITIN-19069.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Text (JURNAL)
JURNAL ONLINE MAHASISWA-19069.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (228kB)
Text (BEBAS PUSTAKA)
BEBAS PUSTAKA_19069.pdf

Download (74kB)
Text (TANDA TERIMA)
SURAT TANDA TERIMA_19069.pdf

Download (57kB)

Abstract

Kebutuhan nasional akan minyak kayu putih pada saat ini adalah sekitar 4.500 ton/tahun, namun pada saat ini pasokan yang dapat dihasilkan dari dalam negri hanya 2.500 ton/tahun sehingg tidak dapat memenuhi kebutuhan akan permintaan minyak kayu putih dari dalam negri. Permasalahan dalam pemasokan minyak kayu putih ini menyebabkan Indonesia masih impor minyak kayu putih dari luar negri sebanyak 2.000 ton/tahun. Dalam mengatasi permasalahan akan kebutuhan minyak kayu putih di Indonesia diperlukan penanggulangan khusus untuk meningkatkan produktifitas kayu putih tersebut antara lain dengan cara penanaman secara luas. Dalam hal ini untuk memenuhi kebutuhan akan bibit kayu putih dapat diselesaikan dengan penggunaan perbanyakan vegetatif dalam bentuk stek. Dalam perbanyakan vegetatif memiliki beberapa kelebihan yaitu tanaman memiliki sifat yang sama dengan induknya, dan dapat menghasilkan sifat yang sama dengan induknya, jumlah bibit yang banyak dan seragam. Tanaman yang dihasilkan dari perbanyakan vagetatif biasanya memiliki banyak keuntungan antara lain adalah mempunyai keseragaman umur yang sama, ukuran tinggi yang seragam dan dapat diperolah tanaman yang sempurnah yaitu telah mempunyai akar, batang, dan daun dalam waktu yang singka. Dalam melakuksn budidaya tanaman secara vegetatif komposisi media tanam yang digunakan hasuslah sesuai dengan kriteria syarat media tanam yang baik sehingga membantu tanaman yang dibudidayakan dapat hidup dan berkembang. Media tanam kokopit dan arang sekam merupakan media tanam yang sangat banyak di gunakan dimasyarakat karena dapat mengganti media tanah sebagai bahan media tanam bagi tanaman. Pada dasarnya media tanam kokopit merupakan media tanam yang tidak mengantung unsur hara esensial tetapi mempunyai kemampuan mengikat air dengan jumlah yang besar sehingga tanaman tidak mudah untuk mengalami kekeringan, sedangkan pada media tanam sekam bakar banyak mengandung unsur hara esensial seperti magnesium (Mg), fospor (P), kalium (K), kalsium (Ca) dan natrium (Na) uang dapat membantu pertumbuhan tanaman. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai kombinasi terhadap tingkat pertumbuhan stek tanaman kayu putih. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi masyarakat berupa tambahan informasi dan pengetahuan mengenai pengaruh kombinasi media tanam terhadap pertumbuhan stek tanaman kayu putih. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkat (RAL) dengan satu faktor perlakuan yang digunakan yaitu media tanam. Para Parameter yang digunakan dalam penelitian ini yaitu persentase bertahan hidup, persentase berakar, panjang akar, jumlah akar dan tingkat bertahan hidup setiap minggu. Kombinasi media tanam yang digunakan adalah media tanam sekam dibanding kokopit 1 : 0, sekam dibanding kokopit 2 : 1, sekam dibanding kokopit 1 : 1, sekam dibanding kokopit 1 : 2 dan sekam dibanding kokopit 0 : 1. Penelitian dilakukan selama 2 setengah bulan, dalam melakukan pengamatan dilakukan dengan cara diamati setiap hari pada tingkat bertahan hidup tanaman. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pemberian berbagai komposisi media tanam sekam dengan kokopit tidak memberi pengaruh yang nyata pada pertumbuhan stek kayu putih, penambahan media tanam kokopit cenderung meningkatkan pertumbuhan stek tanaman kayu putih dan campuran media tanam sekam dibanding kokopit 1 : 1 menunjukkan hasil terbaik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: 19069; Tidak Publish
Uncontrolled Keywords: Pertumbuhan, Media tanam sekam dan kokopit, Kayu putih
Subjects: Fakultas Kehutanan > Program Studi Kehutanan
Divisions: INSTIPER > Fakultas Kehutanan > Program Studi Kehutanan
Depositing User: Devita Rachma Santi
Date Deposited: 13 Jan 2026 08:03
Last Modified: 13 Jan 2026 08:03
URI: https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4486

Actions (login required)

View Item
View Item