Nainggolan, Franselvie Paula Deodata (2021) ANALISIS VEGETASI TUMBUHAN BAWAH DAN KEANEKARAMAN DI PETAK 91 RPH KEPEK, KABUPATEN GUNUNG KIDUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
Skripsi Fulltext_19196..pdf
Restricted to Registered users only
Download (912kB)
Cover-Intisari_19196.pdf
Download (615kB)
Halaman Pengesahan_19196.pdf
Download (55kB)
BAB I_19196.pdf
Download (159kB)
BAB II_19196.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (183kB)
BAB III_19196.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (307kB)
BAB IV_19196.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (740kB)
BAB V_19196.pdf
Download (289kB)
Daftar Pustaka-Lampiran_19196.pdf
Download (513kB)
Surat Pernyataan Publikasi Bermaterai_19196.pdf
Download (198kB)
Hak Kepenulisan_19196.pdf
Download (301kB)
Turnitin_19196.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Intisari_19196.pdf
Download (150kB)
Jurnal_19196.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (283kB)
BEBAS PUSTAKA_19196.pdf
Download (59kB)
Ringkasan_19196.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (152kB)
Abstract
Resort Pengelolaan Hutan (RPH) ialah unit pengelolaan terkecil pada Kesatuan Pengelolaan Hutan. Pada RPH Kepek petak 91 terdapat tanaman jati yang berumur 9 tahun. Selain ditumbuhi oleh tanaman jati, di petak 91 juga terdapat beragam tanaman bawah. Tanaman bawah ialah vegetasi bawah penutup lahan pada komunitas. Syarat utama tanaman dapat dikategorikan sebagai tanaman bawah ialah memiliki keliling batang yang kurang dari 6,3 cm meliputi semai, kecambah, paku-pakuan, tumbuhan merambat dan jenis lumut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Dimana metode yang digunakan tergolong dalam metode survei yang bersifat deskriptif dengan Intensitas Samping (IS) 5 %. Analisis data merupakan data kuantitatif yang dapat diperoleh dengan melakukan penjabaran hasil pengamatan yang diperoleh dari lapangan. Berdasarkan hasil pengamatan dan analisis yang dilakukan pada komunitas vegetasi tumbuhan bawah di KPH Gunung Kidul dapat disimpulakn bahwa terdapat 11 jenis vegetasi tumbuhan bawah yang ditemukan yaitu tumbuhan bawah jenis rumput dan non rumput. Ke 11 jenis tumbuhan bawah yang ditemukan ialah Babandotan (Agertum conizoiddes L.), Tumbuhan Umbi Taka (Taccaleontopetaloides), Flamboyan (Delonix regia), Bryony Hitam (Discorea communis), Rumput Luwaan (Oplismenus burmani), Synedrela (Synedrella nodiflora L Gaerthn), Tridax (Tridax procumbens L), Kerak batok (Centella asiatica Urb), Alang-alang (Imperata cylindrica), Kirinyu (Eupatorium inulifolium H.B.K), Galin Soga (Galinsoga parviflora Cav). Indeks Nilai Penting (INP) terbesar tumbuhan bawah jenis rumput yang memiliki nilai yang tertinggi yaitu Rumput Luwaan (Oplismenus burmani) yaitu sebesar 90,64 dan INP tumbuhan bawah non rumput yang memiliki nilai yang tertinggi yaitu Babandotan (Agretum conizoiddes) yaitu sebesar 58,80%. Sedangkan INP tumbuhan bawah jenis rumput yang terendah yaitu jenis Bryony Hitam (Discorea communis) yaitu 42,90% dan tumbuhan bawah jenis non rumput yang terendah ialah jenis Kerak Batok (Centella asiatica). Nilai keanekaragaman tumbuhan bawah jenis non rumput ialah, indeks kekayaan tumbuhan bawah jenis rumput ialah 0,96 , nilai keragaman sebesar 0,19 dan nilai kemerataan sebesar 0,09. Nilai keanekaragaman tumbuhan bawah jenis rumput ialah, kekayaan tumbuhan bawa jenis non rumput ialah 0,29 , nilai keragaman sebesar 0,36 dan nilai kemerataan sebesar 0,84.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 19196; Tidak Publish |
| Subjects: | Fakultas Kehutanan > Program Studi Kehutanan |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Kehutanan > Program Studi Kehutanan |
| Depositing User: | Devita Rachma Santi |
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 07:42 |
| Last Modified: | 13 Jan 2026 07:42 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4493 |
