Saputra, Daniel Aji (2021) MEKANISME PENENTUAN PENDAPATAN PETANI PESERTA KEMITRAAN KKPA DAN PIR-TRANS DI KECAMATAN SINGKUP, KABUPATEN KETAPANG, KALIMANTAN BARAT. Skripsi thesis, Institut Pertanian (INSTIPER) Yogyakarta.
COVER - INTISARI_19110.pdf
Download (278kB)
JURNAL ONLINE MAHASISWA _19110.pdf
Download (236kB)
Turnitin_19110.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
SURAT HAK KEPENULISAN_19110.pdf
Download (274kB)
SURAT KETERANGAN PUBLIKASI_19110.pdf
Download (206kB)
SKRIPSI FULL TEXT_19110.pdf
Restricted to Registered users only
Download (964kB)
LEMBAR PENGESAHAN_19110.pdf
Download (293kB)
BAB I_19110.pdf
Download (126kB)
BAB II_19110.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (447kB)
BAB III_19110.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (199kB)
BAB IV_19110.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (313kB)
BAB V_19110.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (208kB)
BAB VI_19110.pdf
Download (91kB)
DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN_19110.pdf
Download (386kB)
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI_19110.pdf
Download (313kB)
Abstract
Mekanisme penentuan pendapatan petani kemitraan KKPA dan PIR Trans merupakan pandangan bahwa hubungan kemitraan dalam sistem yang telah direncanakan untuk menghasilkan kegiatan atau fungsi-fungsi sesuai dengan tujuan. Kemitraan, merupakan kerjasama antara usaha kecil menengah dengan usaha besar dengan memperhatikan prinsip saling memerlukan, saling memperkuat dan saling menguntungkan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, yaitu metode peneltian yang menjelaskan sistem penentuan penerimaan petani pola kemitraan KKPA dan PIR Trans mulai dari, penetapan harga, pembiayaan produksi hingga pendapatan yang diproleh petani. Metode penentuan sampel yaitu Disproportionate Random Sampling dan Cluster Sampling. Sampel yang digunakan 20 sampel petani KKPA dan 20 sampel petani PIR Trans. Analisis data menggunakan analisis biaya produksi, analisis penerimaan dan pendapatan. Hasil dari penelitian menunjukan mekanisme penentuan harga dan penentuan pendapatan kedua kemitraan terdapat perbedaan. Pada pola kemitraan KKPA penentuan harga mengacu pada harga yang telah ditetapkan oleh Dinas Perkebunan namun dalam realisasinya terdapat perbedaan antara harga yang ditetapkan oleh Dinas Perkebunan dengan harga dari perusahaan. Pola PIR Trans penentuan harga ditetapkan oleh pihak perusahaan berdasarkan kebijakan internal perusahaan tidak mengacu pada penetapan harga yang telah ditetapkan oleh Dinas Perkebunan. Pedapatan petani peserta kemitraan KKPA dan PIR Trans diperoleh dari hasil produksi yang dikalikan dengan harga TBS yang berlaku pada kemitraan tersebut kemudian dikurangi dengan biaya produksi dan potongan biaya oleh Koperasi. Pendapatan bersih petani pesaerta kemitraan KKPA sebesar Rp.1.131.346/Ha/Bulan. Pendapatan bersih petani peserta kemitraan PIR Trans sebesar Rp.1.846.172/Ha/Bulan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 19110; Masepi |
| Uncontrolled Keywords: | Mekanisme, Kemitraan, Koperasi, KKPA, PIR Trans |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agribisnis |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agribisnis |
| Depositing User: | Anisa Amalia Asma |
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 04:07 |
| Last Modified: | 13 Jan 2026 04:07 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4520 |
