Syahputra, Agus (2021) ANALISIS PENDAPATAN PETANI KELAPA SAWIT PADA BERBAGAI LUAS LAHAN (STUDI KASUS DI DESA MARBAU SELATAN) KECAMATAN MARBAU KABUPATEN LABUHANBATU UTARA SUMATERA UTARA. Skripsi thesis, Institut Pertanian (INSTIPER) Yogyakarta.
SKRIPSI FULLTEXT_ 19185.pdf
Restricted to Registered users only
Download (546kB)
COVER sd ABSTRAK _ 19185.pdf
Download (226kB)
BEBAS PUSTAKA_19185.pdf
Download (59kB)
SURAT TANDA TERIMA_19185.pdf
Download (57kB)
JURNAL _ 19185.pdf
Download (169kB)
LEMBAR PENGESAHAN _ 19185.pdf
Download (179kB)
BAB I _ 19185.pdf
Download (55kB)
BAB II_ 19185.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (153kB)
BAB III_ 19185.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (107kB)
BAB IV_ 19185.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (62kB)
BAB V_ 19185.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (165kB)
BAB VI_ 19185.pdf
Download (34kB)
DAFTAR PUSTAKA sd LAMPIRAN_ 19185.pdf
Download (163kB)
SURAT KETERANGAN PUBLIKASI _ 19185.pdf
Download (883kB)
TURNITIN _ 19185.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan sarana produksi dan tenaga kerja yang ada pada usaha tani kelapa sawit per usaha tani dan per hektar pada berbagai luas lahan di Desa Marbau Selatan dan untuk mengetahui pendapatan yang diperoleh petani kelapa sawit per usaha tani dan per hektar pada berbagai luas lahan di Desa Marbau Selatan. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada bulan April Mei 2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif studi kasus, dilaksanakan di Desa Marbau Selatan, Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan metode Snowball sampling, yakni mengumpulkan data-data dari petani kelapa sawit untuk berbagai luas lahan dengan jumlah 30 responden. Metode pengambilan data menggunakan kuisioner dan observasi sehingga data yang diperoleh berupa data primer kemudian dianalisis menggunakan metode analisis kuantitatif deskriptif berupa analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan rata rata pendapatan per hektar, kategori lahan sedang memiliki jumlah pendapatan lebih kecil dibanding dengan pendapatan pada kategori lahan sempit dimana pendapatan pada kategori lahan sedang sebesar Rp.1.540.734/bulan dan pada kategori lahan sempit sebesar Rp.1.700.819/bulan. Penggunaan alat produksi per hektar terbesar terdapat pada kategori lahan sempit, sedangkan untuk penggunaan pupuk, herbisida dan tenaga kerja per hektar terbesar terdapat pada kategori lahan luas.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 19185; Masepi |
| Uncontrolled Keywords: | Kelapa Sawit, Luas Lahan, Pendapatan. |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agribisnis |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agribisnis |
| Depositing User: | Anisa Amalia Asma |
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 02:38 |
| Last Modified: | 13 Jan 2026 02:38 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4530 |
