Mahesa, Badai (2021) Uji Efikasi Herbisida Glifosat Dengan Penambahan Asam Oleat Untuk Mengendalikan Gulma Di Perkebunan Kelapa Sawit. Skripsi thesis, Institut Pertanian (INSTIPER) Yogyakarta.
Badai Mahesa 19508 ( Budidaya Pertanian ).pdf
Download (456kB)
Turnitin_19508.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Hak Kepenulisan Publikasi_19508.pdf
Download (1MB)
Surat Keterangan Publikasi Jurnal .pdf
Download (301kB)
Halaman Peryataan Persetujuan Publikasi_19508.pdf
Download (627kB)
daftar pustaka & lampiran_19508.pdf
Download (2MB)
Bab VI_19508.pdf
Download (186kB)
Bab V_19508.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (193kB)
Bab IV_19508.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (363kB)
Bab III_19508.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (322kB)
Bab II_19508.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (312kB)
Bab I_19508.pdf
Download (305kB)
HALAMAN PENGESAHAN_19508.pdf
Download (115kB)
Cover sampai Intisari_19508.pdf
Download (511kB)
BEBAS PUSTAKA_19508.pdf
Download (59kB)
Skripsi terbaru Badai Mahesa_19508.pdf
Restricted to Registered users only
Download (7MB)
SURAT TANDA TERIMA_19508.pdf
Download (57kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas herbisida glifosat dengan penambahan asam oleat (Oleic Acid) dalam mengendalikan gulma di perkebunan kelapa sawit Penelitian dilaksanakan di PT. Ivomas Tunggal Perkebunan Ujung Tanjung Estate yang terletak di. Provinsi Riau Kecamtan Kandis , Kabupaten Siak dilaksanakan pada tanggal 20 Maret 2021 sampai 30 April 2021. Percobaan di lapangan disusun dalam rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor dengan 3 kali ulangan Faktor pertama adalah konsentrasi herbisida glifosat yang terdiri dari 4 aras yaitu 30 ml/15 l air (A1), 40 ml/15 l air (A2) , 50 ml/15 l air (A3) dan 80 ml /15 l air (A4) . Faktor kedua adalah konsentrasi oleic acid yang dilarutkan dengan 15 liter air (G) yang terdiri dari 4 aras yaitu 50 ml /15 l air (G1), 40 ml /15 l air (G2), 30 ml /15 l air (G3) dan 0 pengamatan penelitian dilakukan dengan cara pemberian nilai ml/ 15 l air (G4) Scoring visual pada setiap kriteria keracunan berdasar European Weed Research Counsil (EWRC) dan pengamatan pertumbuhan gulma setelah mengalami keracunan Hasil dari penelitian ini menunjukkan tidak ada interaksi nyata antara konsentrasi herbisida campuran glifosat dan dengan asam oleat ,herbisida glifosat terbukti efektif di gunakan dalam mengendalikan gulma yang ada di perkebunan kelapa sawit , berdasarkan analisi pengamatan minggu ke 2 setelah aplikasi menunjukan tidak berbeda nyata, dosis glifosat A2 40 ml menujukan hasil tingkat kematian yang baik dan pada saat minggu ke 3 setelah aplikasi gulma dengan seluruh perlakuan sudah mengalami keracunan dengan warna daun coklat dan sudah mati. Pertumbuhan kembali terjadi pada 42 hari setelah pengaplikasian herbisida glifosat dengan asam oleat
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 19508; Agromast |
| Uncontrolled Keywords: | Glifosat, Asam Oleat ,Penyemprotan , Gulma, Kelapa Sawit |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Anisa Amalia Asma |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 04:12 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 04:12 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4650 |
