Marpaung, Hadi Yudha (2021) PENGARUH PEMUPUKAN DAN CURAH HUJAN TERHADAP PELEPAH SENGKLEH. Skripsi thesis, Institut Pertanian (INSTIPER) Yogyakarta.
SURAT TANDA TERIMA_19507.pdf
Download (57kB)
BEBAS PUSTAKA_19507.pdf
Download (59kB)
Hak kepenulisan_19507.pdf
Download (697kB)
Surat keterangan publikasi jurnal_19507.pdf
Download (147kB)
Turnitin_19507.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Jurnal_19507.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (556kB)
Surat Pernyataan Publikasi_19507.pdf
Download (295kB)
Daftar Pustaka-Lampiran_19507.pdf
Download (941kB)
BAB VI_19507.pdf
Download (153kB)
BAB V_19507.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (167kB)
BAB IV_19507.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (424kB)
BAB III_19507.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (159kB)
BAB II_19507.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (167kB)
BAB I_19507.pdf
Download (268kB)
HALAMAN PENGESAHAN_19507.pdf
Download (100kB)
Cover-Abstrak_19507.pdf
Download (622kB)
Skipsi fulltext_19507.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Peneleitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hubungan antara curah hujan dan pemupukan terhadap pelepah sengkleh dan kaitan nya terhadap produksi kelapa sawit. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2021 sampai dengan Mei 2021 di PT. Binasawit Abadi Pratama, Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan dua analisis data. Analisis pertama membandingkkan keadaan awal areal yang akan diteliti, seperti tingkat serangan sengkleh, jumlah pohon yang mengalami gejala sengkleh dan pohon tidak bergejala, serta mengumpulkan data sekunder yang diperlukan seperti data curah hujan, produksi, dan pemupukan. Analisis kedua dilakukan dengan menggunakan metode regresi dan korelasi untuk mengetahui hubungan antara jenis pupuk dengan karakter pelepah yang diamati, hubungan curah hujan dengan jumlah pelepah sengkleh, hubungan antara produksi dengan jumlah pelepah sengkleh dan hubungan lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pupuk anorganik yang sedikit dan pupuk organik yang tinggi (JJK dan LCPKS) pelepah sengkleh paling banyak. Pada parameter panjang pelepah sengkleh menunjukkan bahwa semakin panjang pelepah maka terjadinya sengkleh juga semakin banyak dimana daya tahan pelepah untuk mempertahankan posisi normalnya menurun. Kemudian pada pengamatan data curah hujan menunjukkan bahwa semakin sedikit curah hujan maka terjadinya pelepah sengkleh juga semakin banyak, hasil pengamatan terhadap produksi kelapa sawit memberikan pengaruh positif terhadap jumlah pelepah sengkleh yakni semakin tinggi produksi maka terjadinya sengkleh pada pelepah juga semakin banyak.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 19507; Tidak Publish |
| Uncontrolled Keywords: | Pelepah sengkleh (Frond fracture), produksi, pemupukan, curah hujan |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Anisa Amalia Asma |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 03:51 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 03:51 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4653 |
