Hidayat, Adib Maulana (2021) PENGARUH MACAM MOL (MIKRO ORGANISME LOKAL) DAN INTERVAL APLIKASI TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI PRE NURSERY. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
SKRIPSI _ 19197.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
COVER-ABSTRAK_19197.pdf
Download (508kB)
HALAMAN PENGESAHAN_19197.pdf
Download (318kB)
skripsi bab 1_19197.pdf
Download (201kB)
skripsi bab 2_19197.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (217kB)
skripsi bab 3_19197.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (119kB)
skripsi bab 4_19197.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (259kB)
skripsi bab 5_19197.pdf
Download (88kB)
dapus dan lampiran_19197.pdf
Download (1MB)
Pernyataan persetujuan publikasi_19197.pdf
Download (494kB)
KETERANGAN PUBLIKASI JURNAL_19197.pdf
Download (239kB)
Hak kepenulisan_19197.pdf
Download (477kB)
Turnitin_19197.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
JURNAL ADIB.pdf
Download (483kB)
RINGKASAN SKRIPSI_19197.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam MOL (Mikroorganisme Lokal) dan interval aplikasi terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di pre nursery. Penelitian dilaksanakan di Kebun milik petani yang terletak di Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2020. Penelitian ini menggunakan metode percobaan faktorial yang terdiri dari dua faktor yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) atau CRD (Completely Randomized Design) yaitu faktor pertama adalah aplikasi MOL rebung bambu dan MOL pepaya terdiri dari 3 aras M0 (kontrol/NPK), M1 (rebung bambu), dan M2 (pepaya), sedangkan faktor kedua adalah interval aplikasi yang terdiri dari 4 aras I0 (kontrol/tanpa MOL), I1 (9 hari sekali), I2 (14 hari sekali), dan I3 (19 hari sekali). Data hasil penelitian dianalisis dengan ANOVA (Analisis Of Variance) pada jenjang 5%. Apabila ada perbedaan antar perlakuan maka diuji lanjut dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan jenjang nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan ada interaksi nyata antara pemberian macam MOL dan interval aplikasi terhadap parameter tinggi bibit, diameter batang, berat segar tajuk, berat segar akar, luas daun, volume akar, dan berat kering tajuk pada pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery. Adapun parameter pengamatan yang tidak ada interaksi nyata, yaitu pada parameter jumlah daun dan berat kering akar. Aplikasi macam MOL dengan interval aplikasi terbaik yaitu pada aplikasi MOL rebung bambu dengan interval aplikasi 9 hari sekali setelah satu bulan tanam.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 19197; AGROMAST |
| Uncontrolled Keywords: | kelapa sawit, MOL rebung bambu, MOL pepaya, interval aplikasi, pre-nursery |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Devita Rachma Santi |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 03:24 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 03:24 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4665 |
