Harahap, Muhammad Hafiz Manan (2021) KAJIAN PELEPAH PATAH DAN PRODUKTIVITAS KELAPA SAWIT PADA JENIS TANAH YANG BERBEDA. Skripsi thesis, Institut Pertanian (INSTIPER) Yogyakarta.
Turnitin_19472.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
surat keterangan publikasi_19472.pdf
Download (51kB)
INTISARI_19472.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (514kB)
Ringkasan_19472.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (285kB)
Surat Pernyataan Publikasi Bermatrai_19472 .pdf
Download (435kB)
Daftar Pustaka - Lampiran_19472.pdf
Download (493kB)
BAB VI_19472.pdf
Download (185kB)
BAB V_19472.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (198kB)
BAB IV_19472.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (466kB)
BAB III_19472.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (420kB)
BAB II_19472.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (319kB)
BAB I_19472.pdf
Download (300kB)
Halaman Pengesahan_19472.pdf
Download (360kB)
Cover - Intisari_19472.pdf
Download (565kB)
SKRIPSI fulltext_19472.pdf
Restricted to Registered users only
Download (953kB)
hak kepenulisan_19472.pdf
Download (65kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelepah patah pada jenis tanah yang berbeda dan mengkaji produktivitas kelapa sawit pada jenis tanah yang berbeda. Penelitian dilakukan di PT. Tapian Nadenggan, perkebunan Hanau, Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan yaitu dari bulan Maret 2021 sampai dengan Mei 2021. Metode penelitian dilakukan dengan pengambilan data primer dan data sekunder. Data primer berupa pengamatan jumlah pelepah patah, jumlah pelepah yang tidak patah, jumlah janjang matang, berat tandan matang, tinggi tanaman, diameter batang, lebar petiole, dan sex ratio. Data sekunder berupa data produksi tahun 2016 – 2020, data curah hujan tahun 2010 – 2020, data pemupukan 2015 – 2019, data LSU & SSU, serta pengambilan sampel tanah untuk mengetahui kadar lengas tersedia dan kandungan bahan organiknya. Pengamatan dilakukan di 6 blok pengamatan yang terdiri dari 3 blok tanah lempung dan 3 blok tanah pasir. pada blok lempung dilakukan di blok C11, C12, dan C13, sedangkan blok pasir dilakukan di blok D11, D12, dan D13. Pengambilan sampel pada masing – masing blok pengamatan yaitu setiap 30 sampel pokok/blok. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan uji t dengan jenjang 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah pasir dan tanah lempung memberikan pengaruh yang sama terhadap produksi kelapa sawit, dan keduanya masih di bawah potensi produksinya sesuai dengan kelas lahan S2 dan S3. Jumlah dan persentase jumlah pelepah patah pada tanah lempung lebih rendah dibandingkan pada tanah pasir. Tanah lempung berpengaruh sama terhadap pertumbuhan generatif (jumlah bunga betina dan bunga jantan, sex ratio, buah matang, berat tandan) tapi berpengaruh lebih baik terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman (tinggi tanaman, diameter batang, panjang pelepah, lebar petiole)
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 19472; Agromast |
| Uncontrolled Keywords: | Patah pelepah, Tanah Pasir, Tanah Lempung |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Anisa Amalia Asma |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 04:45 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 04:45 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4734 |
