Saputra, Bima Dwi (2026) PENGARUH MACAM DAN DOSIS KOTORAN HEWAN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq)DI MAIN NURSERY. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
Full Text_BIMA_DWI_SAPUTRA_23076 .pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
LEMBAR PENGESAHAN_23076.pdf
Download (539kB)
cover-intisari.pdf
Download (489kB)
BAB 1_23076.pdf
Download (184kB)
BAB 2_23076.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (229kB)
BAB 3_23076.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (223kB)
BAB 4_23076.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (363kB)
BAB 5_23076.pdf
Download (137kB)
DAFTAR PUSTAKA SAMPAI LAMPIRAN.pdf
Download (900kB)
FORMULIR TELAAH.pdf
Download (198kB)
Turnitin Skripsi_23076.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
SURAT PERNYATAAN_23076.pdf
Download (58kB)
Turnitin jurnal_23076.pdf
Download (1MB)
Abstract
Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan komoditas perkebunan penting yang membutuhkan bibit berkualitas sejak fase pembibitan di main nursery. Pemanfaatan pupuk kotoran hewan berpotensi meningkatkan pertumbuhan bibit karena kandungan hara dan bahan organiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam dan dosis pupuk kotoran hewan terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di main nursery. Penelitian dilaksanakan di Desa Kalikuning, Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta selama bulan Mei–Juli 2025. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu macam pupuk kotoran hewan (kambing, sapi, dan kelelawar) dan dosis pupuk (kontrol NPK 7,5 g/polybag, 600 g, 1.000 g, dan 1.500 g). Setiap kombinasi perlakuan diulang tiga kali sehingga diperoleh 36 satuan percobaan. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji DMRT apabila terdapat perbedaan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara macam dan dosis pupuk kotoran hewan tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit. Macam pupuk kotoran hewan berpengaruh nyata terhadap beberapa parameter pertumbuhan, di mana pupuk kotoran kambing memberikan hasil terbaik pada pertambahan tinggi bibit, berat segar akar, dan volume akar, sedangkan pupuk kotoran kambing dan sapi memberikan hasil terbaik pada panjang akar. Dosis pupuk kotoran hewan juga berpengaruh nyata, dengan dosis 600 g memberikan pertumbuhan tinggi bibit terbaik, sementara dosis 1.500 g menghasilkan diameter batang terbesar.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 23076; publikasi di agroforetech |
| Uncontrolled Keywords: | kelapa sawit, pupuk kotoran hewan, dosis pupuk, main nursery |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Bima Dwi Saputra |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 02:20 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 02:20 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4837 |
