Wardana, Wisnu (2026) PENGARUH JENIS KAYU DALAM PERENDAMAN MINYAK JELANTAH DAN PLASTIK LDPE TERHADAP STABILITAS DIMENSI DAN SIFAT MEKANIK KAYU. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
SKRIPSI FULL TEXT_23759.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
PENGESAHAN_23759.pdf
Download (55kB)
COVER-ABSTRAK_23759.pdf
Download (439kB)
BAB 1_23759.pdf
Download (273kB)
BAB 2_23759.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (285kB)
BAB 3_23759.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (490kB)
BAB 4_23759.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (401kB)
BAB 5_23759.pdf
Download (210kB)
DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN _23759.pdf
Download (1MB)
Surat originalitas karya_23759.pdf
Download (58kB)
Formulir Telaah dan Persetujuan Publikasi Artikel_23759.pdf
Download (70kB)
Hasil cek Turnitin skripsi final_23759.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Hasil cek Turnitin jurnal final_23759.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (899kB)
Hasil cek AI final (skripsi)_23759.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (414kB)
Hasil cek AI final (jurnal)_23759.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (284kB)
Promt AI_23759.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Kayu banyak digunakan dalam konstruksi, namun sifat higroskopisnya menyebabkan ketidakstabilan dimensi dan penurunan sifat mekanik. Modifikasi kayu, seperti perendaman menggunakan minyak jelantah dan plastik polietilena densitas rendah (LDPE), dapat meningkatkan stabilitas dengan mengisi pori-pori kayu dan mengurangi penyerapan air.Penelitian ini mengevaluasi pengaruh jenis kayu (sengon, jati, bangkirai) dan lama perendaman (0, 20, 30 menit) terhadap stabilitas dimensi dan sifat mekanik kayu. Parameter yang diamati meliputi rasio T/R, MOE, MOR, dan kekuatan tekan, yang dianalisis menggunakan ANOVA dan uji Tukey.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman meningkatkan stabilitas dimensi kayu yang ditunjukkan dengan penurunan rasio T/R pada sengon dari 1,56 menjadi 1,49 dan Jati dari 1,64 menjadi 1,58, sedangkan bangkirai memiliki nilai lebih tinggi yaitu 2,03–2,26.Uji Tukey menunjukkan nilai MOE berbeda nyata antar jenis kayu yaitu sengon 1.239,17 kg/cm², Jati 2.715,29 kg/cm², dan bangkirai 4.669,53 kg/cm². Nilai MOR masing-masing sebesar 571,34 kg/cm², 1.394,91 kg/cm², dan 2.182,14 kg/cm². Namun pada perendaman dan interaksi keduanya tidak berbeda nyata. Keteguhan tekan sejajar serat juga berbeda nyata antar jenis kayu yaitu sengon 255,34 kg/cm², Jati 435,25 kg/cm², dan bangkirai 752,66 kg/cm². Perlakuan perendaman berbeda nyata dengan kontrol namun antar perendaman tidak berbeda nyata, dimana nilai meningkat dari 406,56 kg/cm² menjadi 514,07 kg/cm² (20 menit) dan 522,62 kg/cm² (30 menit). Namun tidak ada interaksi antara kedua faktor tersebut.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 23759; akan submit di wanatropika |
| Uncontrolled Keywords: | Jenis kayu, Minyak jelantah, Low-density polyethylene (LDPE), Stabilitas dimensi, Sifat mekanik kayu |
| Subjects: | Fakultas Kehutanan > Program Studi Kehutanan |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Kehutanan > Program Studi Kehutanan |
| Depositing User: | Wisnu Wardana |
| Date Deposited: | 13 Mar 2026 07:33 |
| Last Modified: | 13 Mar 2026 07:33 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4990 |
