Amirullah, Pajar (2026) EVALUASI TINGKAT KESUBURAN TANAH DI BAWAH TEGAKAN TANAMAN BERGUNA (Nephrolepis biserrata) DI DESA TANDEM HULU I. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
Surat originalitas karya_23983.pdf
Download (1MB)
SKRIPSI FULLTEXT_23983.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Cover-abstrak_23983.pdf
Download (590kB)
Lembar pengesahan_23983.pdf
Download (1MB)
BAB 1_23983.pdf
Download (192kB)
BAB 2_23983.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (194kB)
BAB 3_23983.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (227kB)
BAB 4_23983.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (267kB)
BAB 5_23983.pdf
Download (183kB)
Daftar pustaka-Lampiran_23983.pdf
Download (1MB)
Surat Telaah Publikasi_23983.pdf
Download (752kB)
Turnitin Skripsi_23983.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
AI SKRIPSI_23983.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (159kB)
Turnitin Jurnal_23983.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (586kB)
AI JURNAL_23983.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (101kB)
LEMBAR PEMAKAIAN AI_23983.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Keberadaan vegetasi bawah di perkebunan kelapa sawit dapat memengaruhi kondisi tanah, terutama melalui kontribusi bahan organik. Salah satu vegetasi yang sering ditemukan adalah Nephrolepis biserrata, yang berpotensi berperan sebagai tanaman penutup tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesuburan tanah di bawah tegakan tanaman berguna Nephrolepis biserrata pada berbagai tingkat kerapatan di perkebunan kelapa sawit rakyat di Desa Tandem Hulu 1, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga Juli 2025 pada areal kebun kelapa sawit seluas 1 ha. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan analisis laboratorium. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive random sampling dengan menempatkan 9 plot pengamatan berukuran 1 x 1 m yang dikelompokkan menjadi tiga tingkat kerapatan Nephrolepis biserrata yaitu rendah, sedang, dan tinggi, masing-masing dengan tiga ulangan. Sampel tanah diambil pada kedalaman 0–20 cm untuk dianalisis sifat kimia tanah yang meliputi pH tanah, C-organik, C/N rasio, N-total, P tersedia, dan K tersedia, serta sifat fisik tanah yang meliputi berat volume, berat jenis, porositas, permeabilitas, dan tekstur tanah. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA) satu arah dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan tingkat kerapatan Nephrolepis biserrata hanya memberikan pengaruh nyata terhadap kandungan N-total tanah, sedangkan parameter sifat kimia dan sifat fisik tanah lainnya tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Nilai N-total tertinggi terdapat pada kerapatan tinggi sebesar 0,20%, diikuti kerapatan sedang sebesar 0,18%, dan terendah pada kerapatan rendah sebesar 0,14%. Secara umum kondisi fisik tanah tergolong baik dengan nilai berat volume rendah (0,92–1,04 g/cm3) dan porositas relatif tinggi. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, tingkat kesuburan tanah di bawah tegakan Nephrolepis biserrata di lokasi penelitian berada pada kategori sedang.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 23983l; publish di JOM |
| Uncontrolled Keywords: | Nephrolepis biserrata,Kesburan tanah |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Pajar Amirullah |
| Date Deposited: | 25 Mar 2026 02:55 |
| Last Modified: | 25 Mar 2026 02:55 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/5147 |
