Rohman, Fatkhur (2026) MITIGASI KONFLIK MONYET EKOR PANJANG (Macaca fascicularis) DENGAN MASYARAKAT DESA CLUNTANG, KECAMATAN MUSUK, KABUPATEN BOYOLALI. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
LEMBAR PENGESAHAAN_23288..pdf
Download (230kB)
SKRIPSI FULLTEXT_23288...pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
COVER SAMPAI INTISARI_23288..pdf
Download (927kB)
SURAT TELAAH PUBLIKASI_23288.pdf
Download (80kB)
HASIL CEK TURNITIN (SKIRIPSI)_23288.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
LEMBAR PEMAKAIAN IA + FULLTEXT_23288.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
HASIL CEK AI FINAL (SKRIPSI)_23288.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (310kB)
HASIL CEK TURNITIN (JURNAL)_23288.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
HASIL CEK AI FINAL (JURNAL)_23288.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (100kB)
SURAT ORIGINLAITAS KARYA_23288.pdf
Download (56kB)
BAB 1_23288.pdf
Download (150kB)
BAB 2_23288.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (252kB)
BAB 3_23288.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (254kB)
BAB 4_23288.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (814kB)
BAB 5 KESIMPILAN_23288.pdf
Download (121kB)
DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN_23288.pdf
Download (641kB)
Abstract
Konflik antara monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) dan masyarakat Desa Cluntang mengalami peningkatan setelah terjadinya erupsi Gunung Merapi. Perubahan kondisi lingkungan yang mengakibatkan terganggunya habitat alami menyebabkan pergeseran perilaku serta pola jelajah monyet, sehingga satwa tersebut lebih sering memasuki kawasan permukiman dan area pertanian warga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya konflik serta mengevaluasi upaya mitigasi yang telah diterapkan oleh masyarakat.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner berbasis skala Likert dan wawancara kepada responden di Desa Cluntang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan habitat akibat erupsi, berkurangnya ketersediaan pakan di kawasan hutan, serta lokasi lahan pertanian yang berbatasan langsung dengan hutan menjadi faktor utama pemicu konflik. Dampak yang dirasakan masyarakat meliputi kerusakan tanaman pertanian dan menurunnya tingkat kesejahteraan. Berbagai upaya mitigasi yang telah dilakukan antara lain penjagaan kebun, pengusiran secara langsung, serta langkah-langkah pencegahan yang melibatkan partisipasi masyarakat. Ke depan, diperlukan penguatan strategi mitigasi yang bersifat kolaboratif dan berkelanjutan guna mengurangi intensitas konflik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 23288; publish di Wanatropika |
| Uncontrolled Keywords: | Konflik, Monyet Ekor Panjang, Mitigasi, Masyarakat |
| Subjects: | Fakultas Kehutanan > Program Studi Kehutanan |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Kehutanan > Program Studi Kehutanan |
| Depositing User: | Fatkhur Rohman |
| Date Deposited: | 27 Mar 2026 00:39 |
| Last Modified: | 27 Mar 2026 00:39 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/5176 |
