Iqbal, Muhammad (2026) ANALISIS PENGARUH RESIDU HERBISIDA TERHADAP KESEHATAN TANAH DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
SKRIPSI FULLTEXT_23980.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
COVER - ABSTRAK_23980.pdf
Download (471kB)
LEMBAR PENGESAHAN_23980.pdf
Download (4MB)
BAB 1_23980.pdf
Download (104kB)
BAB 2_23980.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (119kB)
BAB 3_23980.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (270kB)
BAB 4_23980.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (232kB)
BAB 5_23980.pdf
Download (90kB)
DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN_23980.pdf
Download (736kB)
FORMULIR TELAAH PERSETUJUAN PUBLIKASI ARTIKEL_23980.pdf
Download (72kB)
TURNITIN SKRIPSI_23980.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TURNITIN JURNAL_23980.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (651kB)
AI SKRIPSI_23980.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (254kB)
AI JURNAL_23980.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (160kB)
LEMBAR PEMAKAIAN AI-KOMENTAR PROMPT SKRIPSI FULLTEXT_23980 .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
SURAT PERNYATAAN TIDAK PLAGIAT_23980.pdf
Download (51kB)
Abstract
Penggunaan herbisida merupakan salah satu metode yang umum digunakan dalam pengendalian gulma pada perkebunan kelapa sawit, namun penggunaannya berpotensi meninggalkan residu dalam tanah yang dapat mempengaruhi kesehatan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat residu herbisida metil metsulfuron di tanah perkebunan kelapa sawit rakyat sebelum dan sesudah aplikasi oleh petani serta mengevaluasi pengaruh residu tersebut terhadap beberapa indikator kesehatan tanah. Penelitian dilaksanakan pada perkebunan kelapa sawit rakyat di Kecamatan Bagan Besar, Kota Dumai, Provinsi Riau pada bulan Mei sampai September 2025. Sampel tanah diambil pada empat waktu pengamatan yaitu sebelum aplikasi herbisida (H-1), satu hari setelah aplikasi (H+1), empat belas hari setelah aplikasi (H+14), dan dua puluh delapan hari setelah aplikasi (H+28). Analisis residu herbisida dilakukan menggunakan metode Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) dengan nilai Limit of Detection (LOD) sebesar 0,01 mg/kg. Parameter kesehatan tanah yang dianalisis meliputi tekstur tanah, permeabilitas tanah, pH tanah, C-organik, kapasitas tukar kation (KTK), serta populasi mikroorganisme tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa residu herbisida metil metsulfuron tidak terdeteksi pada seluruh waktu pengamatan hingga 28 hari setelah aplikasi dengan dosis 35 g/ha. Tanah pada lokasi penelitian memiliki tekstur lempung berpasir dengan kandungan pasir 72-74%, debu 17-21%, dan liat 7-8%. Nilai pH tanah relatif stabil pada kisaran 5,21-5,29, sedangkan permeabilitas tanah meningkat dari 7,08 cm/jam sebelum aplikasi menjadi 8,31 cm/jam pada H+28. Kadar C-organik, kapasitas tukar kation, serta populasi mikroorganisme tanah menunjukkan penurunan pada awal waktu pengamatan yang kemudian meningkat kembali hingga mendekati kondisi awal pada akhir waktu pengamatan. Secara umum, aplikasi herbisida metil metsulfuron dengan dosis 35 g/ha tidak menunjukkan adanya residu yang terdeteksi di dalam tanah serta tidak mengindikasikan gangguan terhadap indikator kesehatan tanah selama periode pengamatan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 23980; publish di JOM |
| Uncontrolled Keywords: | Herbisida, metil metsulfuron, residu herbisida, kesehatan tanah, kelapa sawit. |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Muhammad Iqbal |
| Date Deposited: | 27 Mar 2026 06:56 |
| Last Modified: | 27 Mar 2026 06:56 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/5178 |
