Bangun, Rico Bastian (2026) RESPON PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT DI PRE-NURSERY TERHADAP PEMBERIAN BIOURIN KAMBING PADA BERBAGAI JENIS TANAH. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
SKRIPSI FULL TEXT_21819.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
COVER - ABSTRAK_21819.pdf
Download (519kB)
PENGESAHAN_21819.pdf
Download (52kB)
BAB 1_21819.pdf
Download (274kB)
BAB 2_21819.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (278kB)
BAB 3_21819.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (304kB)
BAB 4_21819.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (315kB)
BAB 5_21819.pdf
Download (264kB)
DAPUS LAMPIRAN_21819.pdf
Download (1MB)
TELAAH PERSETUJUAN PUBLIKASI ARTIKEL JOM INSTIPER.pdf
Download (113kB)
Peryataan Originalitas Karya Bermatrai.pdf
Download (109kB)
21819 - skripsi setelah semhas.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (980kB)
21819 - jurnal setelah semhas.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (704kB)
Hasil Cek AI (Jurnal).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (73kB)
Hasil Cek AI(Skripsi).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (85kB)
Lembar Pemakaian AI+Full Teks.docx
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antar biourin kambing dan jenis tanah serta untuk mengetahui dosis biourin kambing dan jenis tanah yang paling baik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery. Penelitian ini dilakukan di kebun Pendidikan dan Penelitian (KP2) Institut Pertanian STIPER yang terletak di desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini dilaksanakan pada 05 Januari 2025 hingga 05 April 2026. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama pemberian dosis Biourine kambing (D), yang terdiri dari 4 Dosis yaitu 150 ml/tanaman (D₁), 175 ml/tanaman (D₂), 200 ml/tanaman (D₃), NPK 2,25 g/tanaman (kontrol). Faktor kedua adalah jenis tanah (T) yang terdiri dari 3 jenis yaitu tanah Regosol (T₁), Latosol (T₂) dan Grumusol (T₃). Dari kedua faktor tersebut diperoleh 4x3=12 kombinasi perlakuan, setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan tiap ulangan menggunakan 2 sampel tanaman. sehingga jumlah tanaman yang dibutuhkan dalam penelitian adalah 12 x 3 x 2 = 72 Bibit. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan sidik ragam atau analist of variance (anova) dan apabila pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada jenjang nyata 5%. Tidak terdapat interaksi nyata antara pemberian biourin kambing pada berbagai jenis tanah pada pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery. Hasil penelitian menunjukkan Pemberian biourin kambing memberikan pengaruh nyata pada parameter volume akar tanaman. Perlakuan tanpa tambahan (D0) menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dosis lainnya dan Jenis tanah Latosol (T2) menunjukan kondisi tanah terbaik pada semua parameter tanaman jika dibandingkan dengan Regosol (T1) dan Grumusol (T3).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 21819; publikasi di JOM |
| Uncontrolled Keywords: | Biourin kambing; Jenis Tanah; Volume Akar. |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Bangun Rico Bastian |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 01:07 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 01:08 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/5438 |
