Purba, Latif Jogi (2026) RESPON PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) MAIN NURSERY TERHADAP KOMBINASI JENIS DAN DOSIS PUPUK MAJEMUK. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
SKRIPSI FULL TEXT_23607.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
COVER INTISARI_23607.pdf
Download (669kB)
LEMBAR PENGESAHAN_23607.pdf
Download (1MB)
BAB 1_23607.pdf
Download (156kB)
BAB 2_23607.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (175kB)
BAB 3_23607.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (168kB)
BAB 4_23607.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (256kB)
BAB 5_23607.pdf
Download (130kB)
DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN_23607.pdf
Download (2MB)
FORMULIR TELAAH DAN PERSETUJUAN PUBLIKASI_23607.pdf
Download (929kB)
HASIL CEK TURNITIN SKRIPSI_23607.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (714kB)
HASIL CEK TURNITIN NASKAH PUBLIKASI_23607.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (790kB)
HASIL CEK AI SKRIPSI_23607.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (293kB)
HASIL CEK AI NASKAH PUBLIKASI_23607.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (122kB)
PERNYATAAN ORIGINALITAS KARYA_23607.pdf
Download (755kB)
LEMBAR PEMAKAIAN AI SKRIPSI_23607.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini dilaksanakan untuk mengkaji respons pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) dalam merespons variasi jenis serta dosis pupuk majemuk pada fase main nursery. Kegiatan penelitian berlangsung pada Februari hingga Mei 2026 di Kebun Pendidikan dan Penelitian (KP2), Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri atas dua faktor perlakuan. Faktor pertama berupa tiga jenis pupuk majemuk, yaitu NPK 16:16:16, NPKMg 15:15:6:4 Mg, dan NPK TE 15:15:15 + Trace Elements, sedangkan faktor kedua berupa empat taraf dosis, yakni 0, 2,5, 5, dan 7,5 g/bibit. Kedua faktor yang diuji membentuk 12 kombinasi perlakuan dengan tiga ulangan untuk setiap perlakuan yang diuji, sehingga total bibit yang digunakan sebanyak 36 bibit. Pengolahan data penelitian dilakukan dengan menggunakan Pengujian statistik dilakukan melalui ANOVA dengan taraf nyata 5%, kemudian dilanjutkan menggunakan uji DMRT 5% apabila ditemukan pengaruh yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpaduan antara jenis pupuk dan dosis yang diberikan tidak memberikan interaksi yang nyata terhadap seluruh indikator pertumbuhan yang menjadi objek pengamatan. Perbedaan jenis pupuk juga belum menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit. Sebaliknya, faktor dosis berpengaruh nyata terhadap luas daun, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, bobot segar akar, panjang akar, dan volume akar, tetapi tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, serta bobot kering akar. Secara umum, penggunaan dosis 2,5 g/bibit menghasilkan respons yang tidak berbeda nyata dibandingkan dosis 5 dan 7,5 g/bibit pada sebagian besar parameter pengamatan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa dosis 2,5 g/bibit telah mampu menstimulasi pertumbuhan bibit kelapa sawit pada fase main nursery sehingga dapat menjadi salah satu dosis yang dipertimbangkan dalam pemupukan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 23607; publikasi di agroforetech |
| Uncontrolled Keywords: | dosis pupuk, jenis pupuk majemuk, pembibitan main nursery |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Latif Jogi Purba |
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 06:57 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 06:57 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/6614 |
