Jatiningsih, Yesika (2026) PENGARUH JENIS LEMAK DAN LAMA PROSES ENFLEURASI TERHADAP RENDEMEN DAN SIFAT MINYAK ABSOLUTE BUNGA MAWAR (Rosa spp.). Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
skripsi fulltext_23535.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
pengesahan_23535.pdf
Download (50kB)
cover - abstrak_23535.pdf
Download (649kB)
bab 1_23535.pdf
Download (269kB)
bab 2_23535.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (289kB)
bab 3_23535.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (376kB)
bab 4_23535.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (364kB)
bab 5_23535.pdf
Download (262kB)
daftar pustaka - lampiran_23535.pdf
Download (685kB)
originalitas karya_23535.pdf
Download (77kB)
TELAAH PERSETUJUAN PUBLIKASI_23535.pdf
Download (118kB)
23535 TURNITIN SKRIPSI_23535.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
23535 TURNITIN JURNAL_23535.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (568kB)
23535 AI DETECTOR SKRIPSI_23535.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (393kB)
23535 AI DETECTOR JURNAL_23535.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (218kB)
LEMBAR PEMAKAIAN AI_23535.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Bunga mawar (Rosa spp.) memiliki senyawa aromatik yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku minyak atsiri dan produk pewangi. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk memperoleh minyak bunga mawar adalah Enfleurasi, yaitu proses penyerapan senyawa aromatik bunga menggunakan lemak sebagai media penyerap. Jenis lemak dan lama proses Enfleurasi diduga dapat memengaruhi rendemen dan sifat minyak yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis lemak (lemak putih dan lemak kuning) dan lama proses Enfleurasi (10 dan 15 hari) terhadap rendemen dan sifat minyak bunga mawar yang meliputi berat jenis, warna, dan aroma. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor dan dua ulangan pada setiap kombinasi perlakuan. Data rendemen dan berat jenis dianalisis menggunakan ANOVA, sedangkan warna diamati secara visual dan aroma diuji secara organoleptik menggunakan 10 responden dengan skala 1–4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis lemak dan lama proses Enfleurasi tidak memberikan pengaruh nyata terhadap rendemen. Rendemen tertinggi secara deskriptif diperoleh pada lemak putih selama 15 hari sebesar 2,20%, sedangkan terendah pada lemak kuning selama 10 hari sebesar 1,10%. Berat jenis juga tidak berbeda nyata dengan nilai berkisar 1,00–1,15 g/mL, dan nilai tertinggi diperoleh pada lemak putih selama 15 hari sebesar 1,15 g/mL. Warna minyak bunga mawar berbeda berdasarkan jenis lemak, yaitu penggunaan lemak putih menghasilkan warna putih pekat, sedangkan lemak kuning menghasilkan warna kuning hingga kuning pekat. Aroma terbaik diperoleh pada lama Enfleurasi 15 hari dengan skor rata-rata 4,00 atau kategori wangi sekali pada kedua jenis lemak. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan lemak putih dengan lama proses Enfleurasi 15 hari memberikan hasil terbaik secara deskriptif berdasarkan rendemen dan berat jenis, sedangkan lama Enfleurasi 15 hari menghasilkan aroma yang lebih baik.
Kata kunci: bunga mawar, Enfleurasi, jenis lemak, lama Enfleurasi, rendemen.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 23535; submit di Jurnal Agroforetech |
| Uncontrolled Keywords: | bunga mawar, Enfleurasi, jenis lemak, lama Enfleurasi, rendemen. |
| Subjects: | Fakultas Kehutanan > Program Studi Kehutanan |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Kehutanan > Program Studi Kehutanan |
| Depositing User: | Yesika Jatiningsih |
| Date Deposited: | 09 Oct 2026 03:42 |
| Last Modified: | 09 Oct 2026 03:42 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/6892 |
