Fernanda, Laurensius Ferry (2022) PENGARUH MOL PEPAYA DAN MACAM PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.). Skripsi thesis, Institut Pertanian (INSTIPER) Yogyakarta.
Hasil Cek Plagiasi Jurnal (Turnitin)_17406.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Jurnal Online Mahasiswa (JOM)_17406.pdf
Download (159kB)
BEBAS PUSTAKA_17406.pdf
Download (74kB)
Scan Surat Keterangan Publikasi_17406.pdf
Download (48kB)
Scan Surat Hak Kepenulisan (Authorship)_17406.pdf
Download (318kB)
Scan Surat Pernyataan Publikasi (Bermaterai)_17406.pdf
Download (60kB)
Daftar Pustaka-Lampiran_17406.pdf
Download (621kB)
SKRIPSI FULLTEXT_17406.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Cover-Intisari_17406.pdf
Download (451kB)
Bab I_17406.pdf
Download (27kB)
Scan Lembar Pengesahan_17406.pdf
Download (59kB)
Bab II_17406.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (161kB)
Bab III_17406.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (326kB)
Bab IV_17406.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (425kB)
Bab V_17406.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (17kB)
Bab VI_17406.pdf
Download (6kB)
Abstract
Penelitian dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis MOL pepaya dan macam pupuk kandang sebagai campuran media tanam serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi.Penelitian dilakukan di kebun Pendidikan dan Penelitian (KP2) Instiper Yogyakarta yang terletak di desa Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta pada tanggal 18 Februari 2020 sampai 19 Maret 2020. Rancangan penelitian menggunakan pola faktorial yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) atau Completetely Randomized Design (CRD) yang terdiri dari dua faktor perlakuan. Faktor I : Dosis MOL (F), terdiri dari 5 aras yaitu: F0 : Tanpa MOL (kontrol), F1 : 100 ml/tan (konsentrasi 100 ml/liter air), F2 : 150 ml/tan (konsentrasi 150 ml/liter air), F3 : 200 ml/tan (konsentrasi 200 ml/liter air), F4 : 250 ml/tan (konsentrasi 250 ml/liter air). Faktor II : macam pupuk kandang (P), terdiri dari 3 aras yaitu P0 : kontrol, P1 : pupuk kandang sapi, P2 : pupuk kandang kambing. Untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan digunakan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada jenjang nyata 5 %.
Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat kombinasi yang baik antara perlakuan dosis MOL pepaya dan macam pupuk kandang pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar tanaman bagian atas, berat segar akar, panjang akar dan volume tanaman. Perlakuan pemberian dosis MOL pepaya tidak berpengaruh nyata pada semua parameter. Perlakuan macam pupuk kandang berpengaruh nyata pada tinggi tanaman (34,77 cm), jumlah daun (10,05 helai), berat segar tanaman bagian atas (61,13 g), dan volume tanaman (66,15 ml). Perlakuan terbaik adalah pemberian macam pupuk kandang kambing.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 17406; PUBLISH DI JURNAL AGROMAST |
| Uncontrolled Keywords: | Sawi, dosis MOL pepaya, macam pupuk kandang. |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Magang Magang |
| Date Deposited: | 09 Oct 2025 01:25 |
| Last Modified: | 09 Oct 2025 01:25 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4021 |
