Kurniawan, Prianggo Adhi (2021) PENGGUNAAN LIMBAH GERGAJIAN KAYU SENGON SEBAGAI BAHAN ADSORBEN PADA PEMURNIAN MINYAK GORENG BEKAS. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
SKRIPSI FULLTEXT_18718.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
COVER - ABSTRAK_18718.pdf
Download (488kB)
LEMBAR PENGESAHAN_18718.pdf
Download (50kB)
BAB I_18718.pdf
Download (45kB)
BAB II_18718.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (125kB)
BAB III_18718.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (209kB)
BAB IV_18718.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (239kB)
BAB V_18718.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (122kB)
BAB VI_18718.pdf
Download (45kB)
DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN_18718.pdf
Download (1MB)
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI BERMATERAI_18718.pdf
Download (71kB)
SURAT KETERANGAN STATUS PUBLIKASI JURNAL_18718.pdf
Download (50kB)
HAK KEPENULISAN (AUTHORSHIP)_18718.pdf
Download (323kB)
TURNITIN_18718.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
JURNAL ONLINE MAHASISWA_18718.pdf
Download (359kB)
BEBAS PUSTAKA_18718.pdf
Download (74kB)
SURAT TANDA TERIMA_18718.pdf
Download (57kB)
Abstract
Penelitian pemanfaatan limbah gergajian kayu sengon sebagai arang aktif untuk pemurnian minyak goreng bekas bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi bahan aktivator dan perbedaan massa arang aktif terhadap kemampuan adsorpsi arang aktif dalam peningkatan kualitas minyak goreng bekas terdegradasi akibat penggunaan berulang. Peneltian dilakuakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi bahan aktivator dalam pembuatan arang aktif (K) terdiri dari 2 perlakuan yaitu 5% dan 10%. Faktor kedua adalah massa arang aktif (M) limbah gergajian kayu sengon yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu 5 gram, 7,5 gram, dan 10 gram. Parameter karakteristik arang aktif meliputi kadar air dan daya serap iodin, parameter kualitas minyak goreng berupa bilangan asam, bilangan peroksida, dan kejernihan warna. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi bahan aktivator tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air arang aktif, bilangan asam, namun tidak berpengaruh nyata terhadap daya serap iodin, bilangan peroksida dan kejernihan warna setelah adsorbsi. Massa arang aktif berpengaruh nyata terhadap bilangan asam, bilangan peroksida namun tidak berpengaruh nyata terhadap kejernihan warna minyak goreng bekas setelah adsorbsi. Berdasarkan hasil penelitian dihasilkan perlakuan terbaik yaitu arang aktif dengan konsentrasi bahan aktivator 10 % dengan kadar air 11,24 % dan daya serap iodin sebesar 345,05 mg/gram. Pada peningkatan kualitas minyak goreng bekas perlakuan terbaiknya adalah arang aktif konsentrasi bahan aktivator 5% dengan massa 10 gram dengan persentase kemampuan penyerapan bilangan asam sebesar 64,70 %, bilangan peroksida sebesar 72,58 %, dan peningkatan kejernihan warna minyak sebesar 52,39 %, arang aktif dan kualitas minyak goreng yang dihasilkan belum memenuhi SNI.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 18718; WANA TROPIKA |
| Uncontrolled Keywords: | minyak goreng bekas, limbah gergajian, arang aktif, kapasitas adsorbsi |
| Subjects: | Fakultas Kehutanan > Program Studi Kehutanan |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Kehutanan > Program Studi Kehutanan |
| Depositing User: | Devita Rachma Santi |
| Date Deposited: | 12 Jan 2026 07:34 |
| Last Modified: | 12 Jan 2026 07:34 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4478 |
