Hutagaol, Fortun (2021) IMPLEMENTASI BEST MANAGEMENT PRACTICES DALAM PENGELOLAAN KELAPA SAWIT BERKELANJUTAN. Skripsi thesis, Institut Pertanian (INSTIPER) Yogyakarta.
SURAT TANDA TERIMA_19499.pdf
Download (57kB)
BEBAS PUSTAKA_19499.pdf
Download (59kB)
Halaman pernyataan Persetujuan Publikasi_19499.pdf
Download (272kB)
Halaman Pengesahan_19499.pdf
Download (222kB)
Jurnal Online Mahasiswa_19499.pdf
Download (679kB)
Turnitin_19499.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Surat Hak Kepenulisan_19499.pdf
Download (959kB)
Surat Keterangan Status Publikasi Jurnal_19499.pdf
Download (236kB)
Daftar Pustaka-Lampiran_19499.pdf
Download (973kB)
BAB VI_19499.pdf
Download (316kB)
BAB V_19499.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (358kB)
BAB IV_19499.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (709kB)
BAB III_19499.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (328kB)
BAB II_19499.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (511kB)
BAB I_19499.pdf
Download (339kB)
Cover-Abstrak_19499.pdf
Download (953kB)
Skripsi Fulltext_ 19499.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Best management practices (BMPs) merupakan tindakan agronomis yang efektif dan biaya yang efisien agar memberikan produktivitas yang optimal, serta menekan dampak terhadap lingkungan dengan memakai asupan dan sumber daya produksi secara efisien. Penelitian bertujuan untuk mengetahui praktik terbaik yang dilakukan di perkebunan kelapa sawit dalam meningkatkan produktivitas sesuai dengan kelas lahan dan tanamannya, serta mengevaluasi produktivitas hasil. Penelitian dilakukan di perkebunan SRGE (blok K30, L30, L31, K32, K34 dan L34) sebagai tempat pengamatan BMP. Penelitian dilakukan pada bulan September 2020 hingga Februari 2021. Blok penelitian dengan tahun tanam 2000, varietas Lonsum dengan kelas kesesuaian lahan S2. Penelitian dilakukan dengan mengamati praktik manajemen yang dilakukan dan menganalisis kesesuaian praktik dengan SOP yang berlaku. Pengamatan yang dilakukan berfokus pada praktik manajemen pemupukan, manajemen pengendalian gulma, manajemen pengendalian hama UPDKS dan tikus, serta manajemen panen. Data yang diambil dan dianalisis dari 2015-2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemupukan yang dilakukan di blok penelitian telah dilakukan dengan baik dengan menerapkan prinsip tepat 4T (waktu, dosis, jenis, cara), teknik pengendalian gulma di blok penelitian dilakukan dengan metode pengendalian gulma terpadu, yaitu teknik pengendalian manual dan kimiawi, teknik pengendalian hama UPDKS dan tikus secara biologis mampu mengontrol populasi serangan hama, pusingan panen terpanjang dan terpendek pada blok penelitian adalah 10 hari dan 5 hari. Produktivitas tanaman yang dihasilkan hanya terpaut sedikit lebih rendah dibandingkan potensial hasilnya, yakni sebesar 0,14 1,18 ton/ha/tahun dengan persentase GAP berkisar 0,54 – 4,08 %.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 19499; Agromast |
| Uncontrolled Keywords: | produktivitas, SOP, kesesuaian lahan S2 |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Anisa Amalia Asma |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 02:01 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 02:01 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4673 |
