Riyadi, Jamian (2021) PENGARUH ASAL BAHAN TANAM DAN JUMLAH RUAS TERHADAP PERSEN HIDUP DAN PERTUMBUHAN BUNGA PUKUL DELAPAN. Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
fulltext_19256.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
cover sd intisari_19256.pdf
Download (374kB)
lembar pengesahan_19256.pdf
Download (39kB)
BAB I_19256.pdf
Download (87kB)
BAB II_19256.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (591kB)
BAB III_19256.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (110kB)
BAB IV_19256.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (238kB)
BAB V_19256.pdf
Download (70kB)
DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN_19256.pdf
Download (4MB)
Surat pernyataan publikasi_19256.pdf
Download (263kB)
Surat penyerahan skripsi_19256.pdf
Download (164kB)
surat keterangan publikasi jurnal_19256.pdf
Download (202kB)
Hak kepenulisan_19256.pdf
Download (519kB)
Turnitin_19256.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
jurnal_19256.pdf
Download (184kB)
Ringkasan_19256.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (162kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber asal bahan tanam dan jumlah ruas yang paling baik untuk dijadikan sebagai bahan tanam stek bunga pukul delapan serta mengetahui pengaruh kombinasi antara sumber asal bahan tanam stek dan jumlah ruas stek terhadap pertumbuhan bunga pukul delapan. Penelitian dilaksankan di kebun pendidikan dan penelitian, Jl.Mawar, Krodan yang terletak di desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasi penelitian memiliki ketinggian + 118 meter di atas permukaan laut, dengan rata-rata curah hujan 2500-3500 mm per tahun. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus-Oktober 2020. Penelitian menggunakan rancangan faktorial yang terdiri dua faktor yang disusun dalam rancangan acak lengkap (RAL). Faktor pertama adalah asal bahan tanam terdiri dari tiga aras yaitu B1: batang atas, B2: batang tengah, B3: batang bawah dan Faktor kedua adalah jumlah ruas yang terdiri dari tiga aras yaitu: R1: 2 ruas, R2: 3 ruas, R3: 4 ruas. Dari kedua faktor diperoleh 3 x 3 = 9 kombinasi perlakuan dan masing-masing perlakuan dilakukan 4 kali ulangan. Sehingga jumlah tanaman yang diperlukan untuk percobaan adalah 3 x 3 x 4 = 36 tanaman. Data hasil penelitian dianalisis dengan sidik ragam pada (Anova) pada jenjang 5 % apabila terdapat beda nyata dilanjutkan dengan uji Duncun Multiple Range Test (DMRT) jenjang 5 %. Hasil penelitian menunjukkan asal bahan tanam dan jumlah ruas berpengaruh nyata terhadap semua parameter pertumbuhan bunga pukul delapan tetapi tidak terdapat interaksi nyata terhadap semua parameter pertumbuhan bunga pukul delapan. Asal bahan tanam atas dan asal bahan tanam tengah stek tanaman bunga pukul delapan dapat meningkatkan tinggi tanaman, jumlah tunas, jumlah daun, berat segar tunas, jumlah akar, panjang akar, berat kering akar dan persen hidup, sedangkan berat kering tunas dan berat segar akar meningkat dengan menggunakan bahan stek bagian tengah. Jumlah ruas 3 dan jumlah ruas 4 stek tanaman bunga pukul delapan dapat meningkatkan tinggi tanaman, jumlah tunas, jumlah daun, berat segar tunas, berat kering tunas, jumlah akar, panjang akar, berat segar akar dan persen hidup sedangkan berat kering akar dengan jumlah ruas stek 3.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 19256; AGROMAST |
| Uncontrolled Keywords: | Bunga pukul delapan, Asal bahan tanam, Jumlah ruas dan Persen hidup |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Devita Rachma Santi |
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 03:42 |
| Last Modified: | 05 Jan 2026 03:42 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4683 |
