Muhtadi, Ahmad Syaiful (2021) PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN FREKUENSI PENYIRAMAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) BIO-SLURRY TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERUNG UNGU (Solanum melongena). Skripsi thesis, Institut Pertanian Stiper Yogyakarta.
SKRIPSI FULLTEXT_19336.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
COVER sd ABSTRAK_19336.pdf
Download (577kB)
HALAMAN PENGESAHAN_19336.pdf
Download (453kB)
BAB I_19336.pdf
Download (302kB)
BAB II_19336.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (324kB)
BAB III_19336.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (207kB)
BAB IV_19336.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (319kB)
BAB V_19336.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (191kB)
BAB VI_19336.pdf
Download (185kB)
DAFTAR PUSTAKA sd LAMPIRAN_19336.pdf
Download (661kB)
SURAT PENYERAHAN SKRIPSI_19336.pdf
Download (197kB)
SURAT PERSETUJUAN PUBLIKASI_19336.pdf
Download (204kB)
SURAT KETERANGAN PUBLIKASI_19336.pdf
Download (199kB)
BEBAS PUSTAKA_19336.pdf
Download (59kB)
SURAT TANDA TERIMA_19336.pdf
Download (57kB)
Abstract
Penelitian dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi komposisi media tanaman dan frekuensi penyiraman POC Bio-slurry terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung, mengetahui pengaruh komposisi media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu, dan mengetahui pengaruh frekuensi penyiraman terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu (Solanum melongena). Penelitian dilakukan di Kali Kuning Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada bulan April - Juni 2020. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang yang terdiri dari 2 faktorial dengan faktor Pertama adalah komposisi media tanam (tanah latosol : serbuk gergaji = 2 : 0, 2 : 1, 2 : 2) dan faktor kedua penyiraman POC Bio-slurry (penyiraman 7 hari, 10 hari, dan 14 hari sekali). Berdasarkan faktor diatas pengulangan kombinasi perlakuan sebanyak 3 kali. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan sidik ragam pada jenjang nyata 5%. Jika berbeda nyata pada setiap perlakuan dilakukan uji lanjut Duncan dengan tingkat kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak diperoleh kombinasi yang baik antara perlakuan komposisi media tanam dan frekuensi penyiraman pada tinggi tanaman, jumlah daun, dan lebar kanopi, komposisi media tanam tanah banding serbuk gergaji 2 : 0 memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman, jumlah daun, dan lebar kanopi. Sedangkan 2 : 1 memberikan hasil terendah, dan frekuensi penyiraman pada tanaman terung dihasilkan hasil yang sama baiknya pada setiap parameter.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | 19336; Tidak Publish |
| Uncontrolled Keywords: | terung ungu, latosol, serbuk gergaji, dan Bio-slurry |
| Subjects: | Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Divisions: | INSTIPER > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi |
| Depositing User: | Devita Rachma Santi |
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 02:53 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 02:53 |
| URI: | https://eprints.instiperjogja.ac.id/id/eprint/4694 |
